Author: hendipratama
-

Apa sih fungsi bertanya dalam seminar?
Oleh: Dr. Hendi Pratama (Tulisan ini ditulis tanpa menggunakan AI) Saya sempat kaget ketika kemarin ada salah satu mahasiswa bertanya pada saya. Pertanyaannya adalah, “apa sih manfaatnya bertanya dalam seminar?” Pertanyaan itu begitu kocak, karena pertanyaan itu dilontarkan dalam sebuah seminar. Tentunya saya membutuhkan waktu sejenak untuk memikirkan jawabannya. Dalam hati, saya berkata “Iya juga…
-

Komunikasi Efektif untuk Dunia Penjualan: Belajar Bersama PT Fajar Mas Murni
Beberapa waktu lalu, saya mendapat kehormatan untuk memberikan pelatihan “Effective Communication for Business” kepada tim PT Fajar Mas Murni (FMM) — sebuah perusahaan besar dengan sejarah panjang dalam dunia industri dan perdagangan alat berat, laboratorium, serta solusi teknologi di Indonesia.Didirikan pada awal tahun 1970-an, FMM tumbuh dari perusahaan perdagangan kecil menjadi mitra strategis bagi berbagai…
-

Menemukan Arti Kerja: Membangun Passion dan Tujuan di PT Medco Energi
Beberapa waktu lalu, saya mendapat kesempatan luar biasa untuk berbagi di hadapan para profesional PT Medco Energi — salah satu perusahaan energi terbesar di Indonesia yang beroperasi di berbagai sektor strategis.Sesi ini saya beri judul “Consolidating Dreams, Passions, and Corporate Advancement”, sebuah topik yang lahir dari renungan sederhana: bagaimana seseorang bisa tetap bersemangat di tengah…
-

Inovasi yang Tumbuh dari Komunikasi: Catatan Pelatihan Bersama PT ANSAF
Beberapa waktu lalu, saya mendapat kesempatan untuk memberikan pelatihan kepada tim ANSAF, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan.Tema pelatihan kami adalah “Team’s Innovation through Professional Communication.”Topik ini terasa sangat relevan bagi industri tambang—sebuah dunia yang identik dengan ketepatan, risiko tinggi, dan kebutuhan kolaborasi yang kuat. Namun di balik semua itu, ada satu hal yang…
-

Training for Trainers: Menemukan Kembali Gairah Mengajar di PT. Bussan Auto Finance Jakarta
Beberapa waktu lalu, saya mendapat kehormatan untuk diundang oleh PT. Bussan Auto Finance (BAF) di Jakarta.Perusahaan ini dikenal dengan sistem pelatihannya yang solid dan terstruktur, memiliki banyak trainer internal yang bertugas mengembangkan karyawan di seluruh Indonesia.Namun kali ini, peran saya sedikit berbeda: bukan untuk melatih karyawan baru, melainkan untuk melatih para pelatih itu sendiri —…
-

Teknik Mengajar Gen-Z menggunakan AI: Training di Universitas Ciputra Makassar
Beberapa waktu lalu, saya mendapat kehormatan untuk diundang berbicara di Universitas Ciputra Makassar, salah satu kampus bisnis terbaik di kawasan timur Indonesia.Kunjungan ini terasa istimewa bukan hanya karena fasilitas dan atmosfer profesional kampusnya, tetapi juga karena semangat dosen-dosennya yang ingin memahami cara mengajar generasi baru di era kecerdasan buatan. Sesi saya bertajuk “University Teaching Practices…
-

Belajar Kepemimpinan ASEAN di JCELEC: JELP 2025 dan Seni Membangun Jaringan Lintas Budaya
Agustus 2025 menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi saya. Saya mendapat kehormatan menjadi salah satu pembicara dalam program JELP (Justice and Law Enforcement Leadership Program) di Jakarta Centre for Law Enforcement Cooperation (JCELEC).Program ini diikuti oleh para pimpinan kepolisian dari berbagai negara ASEAN, bersama sejumlah pelatih senior dari Australia, yang semuanya berkumpul di JCELEC Headquarter…
-

STEM and Society 5.0 di Universitas Brawijaya: Menyiapkan Generasi Logis, Kritis, dan Adaptif
Tanggal 7 September 2025 menjadi salah satu hari yang berkesan bagi saya. Saya berkesempatan mengisi seminar “STEM and Society 5.0” di Universitas Brawijaya, Malang—sebuah kampus yang selalu menjadi simbol intelektualitas muda dan semangat perubahan.Acara ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai jurusan, bukan hanya sains dan teknik, tetapi juga sosial dan humaniora. Tema kami sederhana tapi…
-

Strategic Speaking di Jasa Raharja Jateng: Komunikasi Taktis untuk Negosiasi yang Efektif
Pada akhir Juni 2025, saya mendapat kesempatan untuk mengisi pelatihan “Strategic Speaking for Negotiation” bagi para pegawai Jasa Raharja Jawa Tengah.Peserta berasal dari berbagai bagian yang sehari-hari berhadapan langsung dengan masyarakat—mulai dari pelayanan klaim, koordinasi lapangan, hingga komunikasi antarinstansi.Sesi ini terasa istimewa karena seluruh peserta datang dengan semangat ingin memperbaiki cara mereka berkomunikasi, bukan sekadar…
-

Komunikasi Intensif di Darya Varia: Persuasive Public Speaking
Beberapa waktu lalu, saya berkesempatan mengisi pelatihan intensif seharian penuh di perusahaan farmasi Darya Varia. Berbeda dari pelatihan korporat pada umumnya, sesi ini dirancang sangat personal dan interaktif, karena hanya diikuti oleh delapan orang peserta—semua berasal dari divisi Business Development dan Corporate Relations.Dengan jumlah kecil ini, setiap peserta bisa berlatih, disimulasikan, dan mendapat umpan balik…
-

Training Komunikasi Efektif PLN UIT Jatim
Beberapa waktu lalu, saya mendapat kesempatan untuk berbagi dalam sebuah seminar teknis di PLN UIT Jatim, Malang. Acara ini diikuti oleh para engineer, supervisor, dan manajer operasional, orang-orang yang sehari-hari bekerja menjaga kestabilan sistem kelistrikan nasional. Mereka bekerja di garis depan yang menuntut ketepatan teknis sekaligus keteguhan mental, di tengah tekanan kerja tinggi dan standar…
-

Meningkatkan Peluang Karier dengan Personal Branding: Panduan Praktis untuk Fresh Graduate
Di era persaingan global yang semakin ketat, membangun personal branding menjadi langkah strategis yang wajib dilakukan oleh para lulusan baru. Personal branding tidak hanya relevan untuk selebritas atau tokoh publik, tetapi juga menjadi kebutuhan mendasar bagi siapa saja yang ingin menonjol di dunia kerja. Buku “Panduan Personal Branding untuk Pencari Kerja Freshgraduate” hadir untuk memberikan…
-

Mengungkap Rahasia Komunikasi Efektif di Media Sosial: Buku Baru dari Dr. Hendi Pratama – Gratis
Media sosial telah mengubah cara kita berkomunikasi, baik sebagai individu maupun organisasi. Dengan lebih dari separuh populasi dunia aktif di platform seperti Instagram, Twitter, dan TikTok, merek-merek kini berlomba untuk menarik perhatian dan membangun hubungan yang bermakna dengan audiens mereka. Namun, apa yang membuat sebuah pesan di media sosial berhasil memikat hati dan mendorong audiens…
-

Self Leadership ala Charles C. Manz
Pernahkah Anda merasa stuck dalam rutinitas dan bertanya-tanya bagaimana cara menjadi versi terbaik dari diri Anda? Saya percaya, kepemimpinan tidak selalu tentang mengelola tim atau memimpin proyek besar. Kepemimpinan dimulai dari diri sendiri. Gambar ini adalah peta sederhana namun kuat tentang bagaimana kita bisa memimpin diri kita untuk mencapai potensi terbaik. Misalnya, Strategi Perilaku mengajarkan…
-

Tabungan Reputasi: Investasi Sederhana untuk Personal Branding Kamu
Di tengah kesibukan hidup modern, reputasi jadi mata uang yang sangat berharga. Setiap tindakan, kata, dan interaksi kamu membentuk citra di mata dunia. Layaknya matahari yang selalu bersinar tanpa pilih kasih, reputasi kamu juga tersebar luas, mempengaruhi bagaimana orang lain melihat dan menilai kamu. Personal branding, atau cara kamu mencitrakan diri secara strategis, jadi senjata…
-

Framework VIPS dalam Personal Branding: Kenali Dirimu Melalui Nilai, Minat, Kepribadian, dan Kekuatanmu
Membangun personal branding itu bukan cuma soal punya nama besar atau jadi populer. Lebih dari itu, ini adalah perjalanan untuk benar-benar mengenali siapa kamu, apa yang kamu hargai, dan gimana kamu ingin dilihat oleh dunia. Sama seperti penulis yang memilih kata-kata tepat untuk menyampaikan pesan, kamu perlu menggali esensi dirimu untuk membangun citra yang autentik…
-

Rahasia Personal Branding yang Kuat: Membangun Reputasi dari Kompetensi
Di zaman profesional yang serba terhubung ini, kita semua seperti berada di atas panggung besar. Setiap orang memperhatikan dan menilai bukan hanya dari kehadiran kita, tetapi juga dari apa yang bisa kita tawarkan. Dengan persaingan yang semakin ketat di pasar, personal branding bukan lagi sekadar pilihan, melainkan suatu keharusan. Membangun reputasi melalui kompetensi berarti tidak…
-

DARE Yourself to Stand Out: Strategi Personal Branding yang Membuatmu Unik dan Mudah Diingat
Di zaman sekarang, di mana ribuan suara dan jutaan pesan berlomba-lomba menarik perhatian, membedakan diri di tengah keramaian memang bukan hal yang mudah. Personal branding, yang awalnya populer di dunia bisnis, kini semakin penting dalam berbagai aspek kehidupan pribadi dan profesional. Personal branding membantu kamu mengekspresikan identitas unikmu kepada dunia. Dengan strategi yang tepat, kamu…
-

Personal Branding: Hubungan Antara Citra Diri dan Identitas Digital
Di dunia digital ini, personal branding bukan cuma tren, tapi sudah jadi kebutuhan kalo kamu pengen dikenal dan dihargai di manapun. Tapi, kenapa sih personal branding itu penting banget? Coba bayangin kamu kayak pelaut yang berlayar di lautan informasi dan interaksi online yang luas. Personal branding adalah kompas kamu yang membantu menavigasi arus-arus tersebut, memastikan…
-

Public Speaking dan Personal Branding: Ketika Panggung Bicara, Dunia akan Melihat
Bayangin deh, kamu kayak ada di sebuah panggung gede, yang meskipun nggak keliatan, tapi setiap gerak-gerik dan ucapan kamu selalu dilihat dan dianalisis sama orang banyak. Panggung ini, yang kamu sebut panggung kehidupan, nggak mengenal jarak atau waktu. Jadi, apa yang kamu sampaikan bisa tersebar ke mana-mana, jauh melampaui ekspektasi kamu. Nah, di sinilah pentingnya…
-

Rahasia Sukses Public Speaking dengan IDEAmu: Tentukan, Kembangkan, Paparkan, dan Terapkan!
Public speaking tuh sering kali dianggap sebagai hal yang ngeri-ngeri sedap ya, apalagi kalau harus ngomong di depan banyak orang. Nah, walaupun bisa bikin deg-degan, keahlian ini tuh penting banget loh, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun karir kita. Jadi, gimana caranya kita bisa ngomong di depan umum tanpa bikin keringetan dingin? Yuk, kita pelajari bersama!…
-

Mengatasi Filler Words dalam Public Speaking dengan Teknik POISE
Pernah nggak sih kamu merasa kesulitan menghindari penggunaan kata-kata seperti “umm,” “ahh,” atau “eee” saat berbicara di depan umum? Yap, itu yang kita sebut sebagai filler words. Kita sering pakai kata-kata ini sebagai ‘jembatan’ buat otak kita dalam mencari kata yang pas. Kira-kira, apa yang ada di pikiran kita bisa terus mengalir tanpa ada jeda…
-

Public Speaking yang Menginspirasi: Ubah Ide Biasa Jadi Luar Biasa
Di era digital serba cepat ini, penting banget untuk bisa menyampaikan ide dengan jelas dan menarik. Jadi, bukan cuma sekadar ngomong doang, tapi bagaimana cara kita ngomong biar bisa bikin pengaruh, memotivasi, dan bahkan mendorong orang lain buat bertindak. Skill ini super berguna di banyak situasi, baik itu saat rapat penting, ngomong di konferensi internasional,…
-

Public Speaking Anti Mainstream: Selipkan Humor, Bikin Penonton Betah!
Humor ketika digunakan dengan tepat, dapat menjadi alat yang sangat ampuh dalam public speaking. Tau nggak sih, kalau humor itu kayak bumbu rahasia yang bisa bikin sesi bicara di depan umum itu jadi lebih ‘wah’? Ya, betul banget! Dengan humor yang pas, kamu nggak cuma sekedar kasih info, tapi juga bisa bikin siapa aja yang…
-

Public Speaking dan Personal Branding: Berani Bicara Itu Skill, Berani Beda Itu Seni
Public speaking dan personal branding, ya? Dua hal ini emang berdampak banget lho buat naikin level karier kamu. Public Speaking itu Ketika kamu bisa tampil percaya diri dan ngomong di depan banyak orang, itu bukan cuma sekedar bicara, tapi kamu juga lagi latih diri untuk bisa menyampaikan pikiran dan ide dengan jelas. Plus, ini juga…
-

Formula TOP dalam Personal Branding: Percaya Diri, Bermanfaat bagi Orang Lain, dan Menonjol
Hei, kamu tahu nggak, di era yang serba terhubung dan penuh saingan ini, mengasah personal branding itu kayaknya udah jadi keharusan deh, terutama buat kamu yang pengen naikin level karier atau bisnis. Jadi, personal branding itu semacam proses dimana kamu buat dan sampaikan citra unik tentang dirimu sendiri. Tujuannya? Biar kamu bisa menonjol di tengah…
-

Ketahui 3C untuk Membangun Personal Branding yang Konsisten dan Berkelanjutan
Di era digital serba cepat ini, punya identitas yang jelas dan kuat itu bukan cuma keinginan, lho, tapi juga kebutuhan yang real. Baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan pribadi, cara orang melihat dan mempersepsi dirimu bisa benar-benar membuka berbagai pintu peluang, atau, sayangnya, malah menutupnya. Nah, di sinilah peran penting dari personal branding atau…
-

Amati, Tiru, dan Modifikasi dalam Personal Branding
Pernah dengar tentang Personal Branding? Ya, seperti yang dilakukan oleh Raffi Ahmad atau Deddy Corbuzier. Keren kan? Mereka punya cara unik yang membuat mereka beda dari yang lain. Nah, itu yang disebut personal branding. Personal branding itu seperti cara kamu memperkenalkan diri ke dunia, termasuk gimana kamu berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Mulai dari…
-

Metode Public Speaking: Impromptu, Manuskrip, Memorized, dan Extempore
Public speaking, atau seni berbicara di depan umum, sebenarnya bukan hal baru. Metode-metode yang digunakan saat ini, seperti impromptu, manuskrip, memorized, dan extempore, telah berkembang selama berabad-abad dan berasal dari tradisi retorika kuno di seluruh dunia, khususnya dari Barat. Bayangkan para filsuf Yunani kuno, seperti Aristoteles dan Socrates, yang sering berbicara di depan khalayak ramai…
-

Basa Basi yang Basi
Bandara sore itu dipenuhi aktivitas, seperti aliran arus yang tak pernah putus. Di kursi tunggu, tak jauh dari tempat saya duduk, dua wanita bercakap-cakap dengan ekspresi santai. Salah satunya, berambut hitam sebahu, tertawa pelan—duduk sedikit miring dengan sikap yang tampak akrab. Wanita di sebelahnya, lebih tenang, mendengarkan sambil sesekali mengangguk, senyumnya sesekali muncul. Wajah mereka…
-

Diberhentikan, Karena Mementingkan Work-Life Balance
Work and life balance semakin sering didengungkan baik di medsos maupun media massa. Rasanya orang-orang modern mulai menerima konsep itu. Artinya harus ada keseimbangan yang jelas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Bahkan beberapa negara sekarang membuat peraturan yang melarang atasan untuk menghubungi bawahannya di luar jam kerja. Sepertinya work-life balance ini lama-lama akan menjadi nilai…
-

Beda Orang, Beda Jam Tayang
Saya pernah mengikuti seminar yang narasumbernya tiba-tiba bertanya kepada audiens “Kapankah waktu yang tepat untuk menulis secara produktif?”. Saya sudah siap-siap mengangkat tangan dan mengatakan “Malam Hariiiiii”. Eh ternyata, kebanyakan peserta mengangkat tangan dan mengatakan bahwa waktu terbaik untuk menulis adalah di pagi hari. Saya kaget mendengarnya. Demikian juga peserta lain kaget, karena mungkin suara…
-

Menjadi Dosen: Disukai atau Dibenci?
Menjadi dosen adalah profesi yang penuh dengan kontradiksi, dihormati dan dihargai oleh banyak orang, namun tak jarang juga menjadi sasaran keluhan dan cemoohan. Di satu sisi, dosen memiliki kekuatan besar dalam hal pengetahuan. Mereka adalah penjaga ilmu yang mampu membimbing dan menginspirasi generasi berikutnya. Tidak ada yang lebih memuaskan daripada melihat seorang mahasiswa berkembang berkat…
-

Berterimakasih Pada Nenek Moyang
Musik adalah bagian penting dari kehidupan kita. Siapa yang tidak suka musik? Saya suka musik, dan begitu juga semua orang di sekitar saya. Namun, pernahkah Anda berpikir mengapa kita begitu terpesona oleh musik? Kapan manusia pertama kali menemukan keindahan suara yang harmonis ini? Bayangkan manusia purba yang berkumpul di sekitar api unggun. Setelah cerita perburuan…
-

Bapak Saya Rela Berhutang untuk Menguliahkan Saya
Saya ingat betul bahwa keluarga saya termasuk keluarga yang tidak miskin. Tapi juga tidak kaya. Suatu situasi klasik di tahun 90-an, di sebuah kampung yang agak jauh dari pusat Kabupaten Semarang. Uang di keluarga kami hanya cukup untuk makan dan kebutuhan primer lainnya. Tidak ada yang namanya acara makan di luar rumah atau liburan keluarga…
-

Bolehkah akademisi menggunakan Chat GPT untuk menulis paper?
Saya mencoba merenungkan hal ini dalam beberapa minggu terakhir ini. Semakin banyak mahasiswa saya yang “terindikasi” menulis paper dan tugas akhir menggunakan chatGPT. Demikian saya sebagai reviewer jurnal, juga mulai menemui banyak submission yang “diduga” ditulis menggunakan chatGPT. Saya mulai galau. Sebagai seorang pribadi, pendidik ataupun sebagai ilmuwan pendapat saya terpecah belah. Sebagai pribadi, saya…
-

Kunci Hidup Sehat: Konsisten, Moderat dan Realistis
Setelah ibu saya masuk rumah sakit karena penyakit gula dan stroke ringan, sesuatu seperti menghantam kepala saya. Satu, saya sedih karena beliau sakit. Kedua, kalau beliau bisa sakit agak parah, berarti saya juga bisa: karena saya punya DNA beliau. Saya mulai menengok keadaan diri saya di bulan Septermber 2023.1. Overweight: 105 Kg dengan tinggi 183…
-

Menjadi Coach Bagi Istri dan Anak Sendiri
Saya ini termasuk coach yang tidak pandang bulu dalam melatih orang. Dulu saya ketika kuliah dikenal sebagai coach yang “galak” di organisasi debat. Tapi hasilnya lumayan banget. Jadi walaupun saya dianggap galak dan tegas, bahkan meminta para anggota latihan sampai jam 3 pagi setiap harinya, tapi mereka tahu bahwa cara saya melatih sangat efektif. Prestasi…
-

Meyakinkan Audiens High-End: 7 Tips Untuk Sukses Berbicara di Depan Orang Hebat
Bayangkan suatu hari anda harus presentasi di hadapan orang yang “lebih hebat” dari anda. Situasinya lebih parah lagi, anda sedang diwajibkan untuk “mengajari” mereka atau mentraining mereka. Atau mungkin malah anda sudah pernah merasakannya. Dan anda merasa kesulitan untuk meyakinkan mereka bahwa anda layak untuk berdiri di panggung itu? Lebih parahnya lagi, anda kesulitan meyakinkan…
-

Kupinang Kau dengan Bismillah
Saya seorang dosen dan dulu pernah menjadi guru honorer dengan gaji 400 ribu per bulan. Saat itu, saya bertemu dengan seorang wanita yang sangat memenuhi standar saya sebagai calon istri. Hanya dua bulan setelah kami berkenalan, saya memutuskan untuk melamarnya meskipun dia baru berusia 19 tahun dan masih semester tiga. Entah bagaimana, dia juga setuju…
-

Tetaplah Bodoh Jangan Pintar: Ala Tere Liye
Alhamdulillah, di libur lebaran ini saya bisa menyelesaikan satu novel dengan lancar dan menyenangkan. Maklum, selama ini kesibukan mengajar dan mengisi training sedang “ramai-ramainya” maka saya sering membaca buku dengan skimming, scanning dan terputus-putus. Kali ini tidak, novel karya Tere Liye ini saya lahap dalam waktu satu kali duduk dan selesai dengan perasaan yang campur…
-

Tiga Problematika “Kesuksesan” dan Solusinya
Setiap kali ada seminar tentang cara menjadi sukses, maka banyak orang mengerenyitkan dahinya karena ragu atau muak dengan kata sukses. Seringnya sih ragu ya, bukan muak. Tapi ada juga yang muak. Atau kadang jika dalam konten video saya atau salah satu pelatihan yang saya menjadi narasumber, dan saya “keceplosan” menyebutkan kata sukses atau kesuksesan maka…
-

Mengapa Menemukan Cinta Sulitnya Setengah M*dar?
Hampir setengah jam saya menunggu di terminal bus dekat sekolah saya. Kala itu, itulah tempat yang biasa dijadikan sebagai titik kumpul jika ada seseorang menunggu gebetannya. Saat itu saya masih kelas tiga SMP, dan hari itu adalah hari ulang tahun saya. Seminggu sebelumnya, saya berbisik pada salah satu teman perempuan saya kala itu. Saya bilang,…
-

Pendidikan Tinggi, Tapi Pendapatan Tidak?
Anda pernah merasa bahwa pendidikan Anda begitu tinggi, namun pendapatan Anda tampaknya tak sebanding? Tenang, Anda bukanlah satu-satunya. Banyak yang merasakan hal yang sama, namun ada solusi untuk ini. Pendidikan formal yang Anda miliki hanyalah titik awal. Keterampilan praktis—baik itu hard skill seperti programming maupun soft skill seperti kemampuan interpersonal—memainkan peran besar dalam kesuksesan Anda.…
-

Kasus B*n*h Diri dan Pendidikan Tinggi di Indonesia
Maraknya kasus b*ndir yang dilakukan oleh banyak mahasiswa di Indonesia menjadi sebuah red flag bagi kita semua. Entah ingatan saya salah atau ada faktor lainnya yang mempengaruhi, tapi ketika saya cukup yakin ketika saya kuliah dulu, berita b*ndir mahasiswa sangat jarang terdengar. Bahkan tidak terdengar. Apa yang terjadi saat ini? Apakah tugas kuliah sekarang lebih…
-

Mung Ko Ngene, Kok Dibanding-bandingke.
Tidak dipungkiri, lagu ini memang sangat easy listening. Lagu “Ojo Dibandingke” yang diciptakan oleh Abah Lala telah dipopulerkan oleh berbagai artis papan atas seperti Denny Caknan dan Ndarboy Gank. Juga sudah tidak terhitung dipopulerkan oleh ratusan penyanyi di Youtube. Intinya, lagu ini sangat relate bagi banyak orang, yang merasa hidupnya selalu dibanding-bandingkan. Itulah salah satu…
-

Menginterogasi Calon Istri: Apa Cita-cita Anda?
Kalau teringat kisah ini, istri saya pasti selalu gondok. Cerita ini juga menjadi salah satu cerita favorit dia untuk dia ceritakan ke teman-temannya. “Kalian tahu nggak, si Hendi dulu sebelum nikah malah nginterogasi aku.” Sambil bersungut-sungut dia melanjutkan cerita, ada soal matematika dan ada soal tentang cita-cita. Aneh banget sumpah. Kalau saya pikir-pikir lagi, emang…
-

Karena Gratis, Kadang Malah Tidak Laku.
Saya sering tidak habis pikir. Setiap kali saya menawarkan ilmu gratis atau acara gratis. Malah seringnya tidak laku. Baru saja terjadi tadi malam, saya menawarkan coaching gratis untuk dasar-dasar komedi di salah satu kafe dekat kampus tempat saya mengajar. Saya sudah umumkan jauh-jauh hari. Yang melihat story maupun feed saya juga sudah ratusan orang. Tapi…
-

Kondisi Public Speaking Tidak Selalu Ideal
Pernah suatu hari saya pulang dari luar kota untuk mengisi dari suatu acara universitas. Biasanya saya sangat happy dan bersemangat ketika pulang dari mengisi suatu acara. Apalagi jika pesertanya ratusan dan tampaknya memang hampir semua peserta telah mengenal saya atau mengharapkan kehadiran saya. Tapi kali ini agak lain ceritanya. Saya tampak bersungut-sungut setelah selesai acara.…
-
Netflix Lincoln Lawyer: Dua Mantan Istri yang Rukun
Jadi ceritanya saya lagi nonton Lincoln Lawyer season dua di Netflix karena kebetulan saya sudah nonton season yang pertama. Untuk masalah dilematika hukum dan serunya otak-atik pembelaan, tidak usah diragukan. Serial ini emang raja diraja serial tentang perlawyeran. Pencipta serial ini adalah David E. Kelley yang juga membesut karya-karya bertema lawyer seperti Ally McBeal dan…
-
Kerja Dulu? Atau Kuliah Dulu?
Pertanyaan tentang kerja dulu atau kuliah dulu merupakan pertanyaan yang sangat familiar di benak saya. Paling tidak ada dua alasan kenapa pertanyaan tersebut sangat familiar bagi saya. Yang pertama, karena pertanyaan ini sering muncul di DM dan komen-komen akun Instagram dan Tiktok saya. Yang kedua, pertanyaan ini juga menghantui saya ketika saya dulu lulus SMK…
-
Saya Dosen dan Tidak Malu Menjadi Gamer
Sebagai seorang gamer, saya percaya bahwa bermain game memiliki banyak manfaat, terutama dalam meningkatkan kreativitas. Dalam dosis yang sehat, bermain game tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memberikan pelajaran berharga yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Saya sendiri adalah penggemar Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) dan Candy Crush. Dalam MLBB, saya belajar tentang pentingnya kerja…
-
Pentingnya Membebaskan Diri dari Masa Lalu
Masa lalu dapat berfungsi sebagai dua hal yang sangat berbeda: batu sandungan atau batu loncatan. Kita memiliki pilihan untuk membiarkannya menjadi beban berat yang membebani langkah kita, atau kita bisa mengubahnya menjadi fondasi untuk membangun masa depan yang lebih baik. Dalam konteks ini, berat dan rintangan masa lalu dapat dianalogikan sebagai tas punggung berisi batu:…
-
Leonardo DiCaprio dan Oprah juga Pernah Miskin.
Kemiskinan sering kali dipandang sebagai titik akhir, suatu kondisi tak berdaya yang menyelimuti individu dalam belenggu kemurungan. Namun, pada kenyataannya, kemiskinan bukanlah batas akhir, melainkan tantangan yang mesti dihadapi dan dikalahkan. Kemiskinan bukanlah penghalang kesuksesan, melainkan mungkin justru menjadi pemicu semangat juang dan determinasi yang tinggi. Banyak tokoh hebat dunia yang lahir dari keluarga miskin…
-
Bedanya Dosen Bahasa Inggris VS Anak Dosen Bahasa Inggris
Saya sebagai dosen bahasa Inggris akan selalu ingat bagaimana proses saya bisa bahasa Inggris seperti saat ini dan bisa mengajar Bahasa Inggris. Mengapa saya akan selalu ingat? Karena bahasa Inggris bukanlah bahasa Ibu saya. Bahasa Inggris adalah bahasa yang baru saya pelajari ketika saya berumur belasan, dan mungkin baru benar-benar saya kuasai pada umur dua…
-
Dr. Hendi Hampir Tidak Lulus Kuliah
Banyak yang tidak tahu kalau sebenarnya saya dulu hampir tidak lulus kuliah. Mengingat saya sekarang adalah seorang dosen dan coach transformasi pendidikan, tentu tidak akan ada yang menduga bahwa ada masanya di mana saya sendiri meragukan diri saya untuk bisa mendapatkan gelar sarjana. Tidak berlebihan kiranya, salah satu nikmat Allah Swt. yang paling saya syukuri…
-
Hidup Tidak Seindah Bac*t Motivator
Entah berapa puluh kali saya melihat meme ini “Hidup tidak seindah bac*t motivator” Saya juga melihat kalimat senada dilontarkan di komen-komen netizen dan status Facebook atau Whatsapp. Tentu saja, saya tidak bisa tidak berkedip saat membaca komen atau meme seperti ini. Kan jelas, akun tiktok saya saja bernama @hendi.motivasi dan status instagram saya tertulis Coach…
-

Strategi Meningkatkan Pendapatan Ke Level Double Digit: Kisah Inspiratif Seorang Fresh Graduate
Menyebut pendapatan belasan atau puluhan juta rupiah sebagai double digit memang agak problematik ya. Karena memang ya double digit itu tidak menggambarkan uang rupiah dengan tepat. Misal anda bergaji 17.000.000 rupiah itu sebenarnya 8 digit tapi ya demi kemudahan kita sebut saja double digit. Permasalahan kedua yaitu, double digit itu rangenya dari 10 juta sampai…
-
Melamar Calon Istri Lewat Telepon
Saya memberanikan diri untuk menelpon ayahnya yang tinggal di Jakarta, “Bapak, mohon izin jika diperbolehkan, saya akan menikahi anak Bapak, dua minggu dari sekarang”. Ayahnya menanyakan dengan tegas “Apakah kamu serius menikah sekali dalam seumur hidupumu? Apakah kamu sudah bisa menafkahi? Apakah kamu sudah bisa memimpin istrimu dalam agamamu?” Saya jawab iya untuk ketiga pertanyaan…
-
Uang 100 Juta Pertama Saya Bukan Dari Bisnis.
Yak benar, anda tidak salah baca. Saya pertama kali melihat uang utuh terkumpul di rekening saya sebesar 100 juta adalah ketika saya berumur 24 tahun. Dan memang bukan dari bisnis, tapi dengan cara lain yang tidak pernah saya duga-duga sebelumnya. Alasan saya menulis artikel ini adalah menampik hipotesis bahwa berbisnis adalah satu-satunya cara untuk mengumpulkan…
-
Hubungan Fisik: Investasi Menurut Wanita dan Gratifikasi Menurut Pria
Memang sudah menjadi kebiasaan saya, jika ada pemikiran yang menarik, langsung saya jadikan poster sederhana di Instagram. Karena keisengan seperti ini ternyata sering dilihat ratusan ribu orang dan bahkan jutaan orang. Beberapa waktu yang lalu, saya posting poster sederhana di Instagram saya yang seperti berikut. Untuk statement yang pertama sepertinya tidak ada masalah ya. Banyak…
-
Penggunaan Kata “War” pada “Ticket War”: Jenius.
Hari ini tanggal 17 Mei 2023, saya juga mencoba peruntungan saya untuk mendapatkan tiket konser Coldplay di Jakarta untuk November nanti. Dan hasilnya, Zonk. Saya menggunakan dua device. Yang satu berhasil masuk antrian, tapi tombolnya selalu loading dan macet di situ. Device yang satu lagi sudah tidak tertolong, di layar tertulis “sudah ada 500.000 orang…
-
Kenapa Bahasa Thailand terdengar “Lucu”?
Thailand lagi Thailand lagi. Mungkin teman-teman berpikir bahwa saya akan membahas tentang Timnas Thailand yang tidak suportif hingga melakukan perilaku agresif dan tidak terhormat seperti membuang medali. Tidak. Saya tidak akan membahas itu. Tapi saya akan membahas mengapa Bahasa Thailand dianggap lucu oleh orang Indonesia. Sudah tidak terhitung ada berapa meme atau video pendek yang…
-
Wisdom of the Crowds
Pada tahun 1906, seorang ahli statistik bernama Francis Galton menguji sebuah eksperimen yang sangat aneh. Dia memajang daging sapi besar yang telah disembelih dan digantung di tengah pasar malam. Berat asli dari daging sapi itu adalah 543 Kg. Francis menantang seluruh pengunjung untuk menebak berat sapi itu. Bagi yang tebakannya paling benar, akan mendapatkan hadiah…
-
Yayank. Minta Pizza.
Kalau ada pesan masuk dari istri saya, yang bunyinya “Yayank aku minta pizza”. Tentu saja sangat mudah solusinya. Pasti akan saya jawab, minta yang ukuran apa? Family? Atau yang ukuran Limo sekalian? Pengen variant apa? Sekalian garlic bread gak? Itu kan sekarang. Tapi pesan yang sama masuk ke HP saya 16 tahun yang lalu. Ketika…
-
Aku Mau Nangis. Aku Pengen Ketemu Kamu. (Beratnya LDR)
“Aku mau nangis. Aku pengen ketemu kamu” ucap istri saya setiap hari selama tiga bulan lamanya. Saat itu Agustus tahun 2008. Saya mendapatkan beasiswa tunggal ke Australia untuk S2. Beasiswa itu tidak menanggung biaya hidup keluarga. Saya harus berangkat ke Australia sendirian sambil memikirkan cara bagaimana memboyong istri saya ke sana. Yang namanya masalah dan…
-
Enak ya jadi Cewek. Tinggal Milih.
Kebanyakan cowok tentu pernah atau sering mikir kayak gini. “Enak ya jadi cewek, punya kekuatan milih”. Sedangkan cowok, harus jungkir balik bersimbah darah untuk mendapatkan perhatian cewek yang dia suka. Eh ujung-ujungnya ditolak juga. Pemikiran cowok yang seperti demikian memang wajar, karena cowok jarang meletakkan kakinya di sepatu cewek. Coba kita tengok, apakah cewek “seberuntung”…
-
Apakah saya pernah menyesali keputusan menikah muda?
Saya menikah muda di umur 21 dan istri saya saat itu baru saja menginjak umur 19 tahun. Emang edyyyan tenan. Bahkan sampai sekarang, kalau saya ditanya, kenapa memutuskan menikah muda, saya tidak akan bisa menjawab dengan pasti. Entah karena lupa atau karena memang saat itu kami sekadar berbuat tanpa pikir panjang. Kamu single dan aku…
-
Media Sosial dan Kurangnya Sensitivitas pada Penderitaan Sesama
Hai, pernahkah anda merasa bahwa ketika berada di media sosial, anda jadi lebih cuek atau kurang peka pada penderitaan orang lain? Saya juga merasakannya. Sebagai pengguna media sosial yang aktif, saya menyadari bahwa adanya media sosial memengaruhi cara kita dalam berinteraksi dengan dunia di sekitar kita. Pertama-tama, media sosial memperlihatkan kita gambaran yang sangat sempit…
-
Mengapa Seorang Pendidik Jadi Konten Kreator?
Hai, saya adalah seorang pengajar bahasa Inggris yang suka berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang bahasa Inggris di media sosial seperti Instagram dan Tiktok. Saya percaya bahwa sebagai pendidik, saya harus menjadi seorang konten kreator agar bisa lebih efektif dalam menyebarkan pengetahuan dan memberikan inspirasi kepada banyak orang. Mengapa saya harus jadi konten kreator? Pertama-tama, sebagai…
-
Pendidikan Bisa Bikin Kita Kaya, Kalau Kita Tahu Caranya!
Hayoo, siapa yang mau jadi kaya? Pasti semua pengen dong ya. Nah, salah satu cara buat jadi kaya adalah dengan mendapatkan pendidikan yang baik. Yup, statistik menunjukkan kalau orang yang punya pendidikan yang lebih tinggi, biasanya juga punya penghasilan yang lebih tinggi. Jadi, kalau kamu pengen punya tabungan yang gede atau bisa beli barang-barang mahal…
-
Selamat Datang Gen-Z di Dunia Orang Dewasa
Generasi Z merupakan kelompok orang yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012. Mereka merupakan generasi penerus setelah generasi Y dan secara umum dikenal sebagai generasi yang tumbuh dengan teknologi yang berkembang pesat. Konsep-konsep dasar yang dipercayai oleh generasi Z adalah konsep keterbukaan dan inklusivitas. Mereka menganggap bahwa perbedaan harus dihormati dan dihargai, termasuk perbedaan dalam…
-
Dua Wajah Pernikahan
Pernikahan tuh bisa bawa kebaikan buat hidup kita. Kita jadi bisa lebih maju, baik secara psikologis maupun emosional. Tapi, kalau pernikahan kita buruk, bisa bikin kita terusik secara psikologis. Berbagai faktor memengaruhi kesuksesan pernikahan, dan sejarah pernikahan juga beda-beda di setiap negara dan agama. Dari dulu, pernikahan di setiap negara dan agama punya keunikannya sendiri.…
-
Jangan Gagal Mengidentifikasi Value Proposition Perusahaan Anda
Value proposition adalah janji yang dibuat oleh perusahaan kepada klien tentang bagaimana produk atau jasa yang ditawarkan akan memberikan nilai yang lebih baik dibandingkan dengan pesaing. Ini adalah salah satu elemen penting dalam membangun bisnis yang sukses. Value proposition yang jelas akan membantu perusahaan dalam menarik dan mempertahankan pelanggan. Ini karena pelanggan akan lebih memahami…
-
Kerugian Orang Tidak Fokus dan Mudah Terombang-Ambing
Orang yang tidak fokus dengan mimpinya dapat mengalami kerugian dalam berbagai aspek kehidupan. Salah satu kerugian utama adalah kesulitan dalam mengambil keputusan. Tanpa fokus yang jelas, seseorang akan mudah terombang-ambing dan tidak dapat menentukan arah yang tepat untuk dituju. Riset menunjukkan bahwa orang yang tidak memiliki tujuan yang jelas cenderung merasa tidak puas dengan hidup…
-
Mengapa manusia berasumsi? -Padahal asumsi sering salah-
Misal kita tiba-tiba ketemu dengan orang Israel di sebuah dan kemudian kita timpukin batu karena kita berasumsi bahwa semua orang Israel jahat pada orang Palestina. Apesnya ternyata orang Israel yang kita timpukin itu adalah ketua asosiasi pemrotes kebijakan Zionis orang Israel. Bener sih dia orang Israel, tapi dia orang Israel yang tidak pro Zionist. Yang…
-
Bisa Jadi. Cinta Sejati Itu Tidak Ada.
Hipotesis saya: komitmen itu nyata dan cinta sejati itu belum tentu ada. yang bisa membuat orang bertahan itu bukan cinta tapi komitmen. Kesadaran ini perlu ditanamkan sejak dini karena banyak pernikahan bubar karena harapan yang tidak realistis. Para pencinta berpikir bahwa saat mereka menemukan cinta sejatinya maka kehidupan percintaan mereka akan HOTTT selamanya. Jangankan selamanya,…
-
Dosis Kepercayaan Diri
Percaya atau tidak, kepercayaan diri harus dimiliki dengan dosis yang tepat. Jangan terlalu over dan jangan terlalu under. Orang yang underconfident, merasa dirinya tidak layak untuk mencapai sesuatu. Bahkan ketika dia dipuji orang lain, dia merasa bahwa orang yang memuji itu tidak jujur atau hanya menggoda. Bahkan ketika dia punya kemampuan, dia cenderung akan menyembunyikannya…
-
Hanya Pendidikan yang Bisa Mencegah Kekerasan
Ibarat kita ini panci tekanan tinggi untuk membuat daging tulang lunak. Kita tidak punya keran untuk mengontrol buka tutup uap yang terkumpul. Panci ini lama-lama bom waktu. Dan akhirnya meledak di saat yang tidak tepat. Kita jadi mudah terprovokasi dan cenderung menjadi pribadi yang senggol bacok. Bukan karena kita jahat, tapi kita dalam kondisi kelelahan…
-
Income “Alternatif” Dosen. (Bukan Pesugihan)
Saya baru saja mendapat DM dari dosen perempuan yang masih muda. Heiii. Bukan DM yang aneh-aneh yang seperti kalian pikirkan. Tapi sebuah DM yang menurut saya mengandung pertanyaan yang sangat tulus. Berikut adalah screenshot dari pertanyaan beliau. Saya sudah minta izin untuk menayangkan secara anonim. Pertanyaan ini tampak sederhana, tapi jawabannya tidak sederhana. Karir dosen…
-
Bisakah Anda Memaafkan Diri Sendiri?
Sehebat apapun kita, pasti ada kejadian masa lalu yang kita sesali. Pasti ada. Ada kejadian yang membuat hati kita sakit, lukanya dulu menganga, sekarang cukup sudah cukup rapat sembuhnya, tapi sekali-sekali masih terasa melepuh. Ada kejadian yang memalukan, yang membuat muka kita hilang entah kemana. Rasanya kalau ada mesin waktu ingin kita ulangi dengan skenario…
-
Masalah Berat akan Menjadi Ringan; jika itu Masalah Orang Lain.
Ilustrasinya gini. Jika ada yang bertanya, siapakah ibu terbaik di dunia? Maka jawabannya adalah Ibu kita sendiri. Ini merupakan jawaban yang sangat tidak objektif. Coba ada lomba ibu terbaik di dunia, lombakan saja kemampuan masak, kemampuan menenangkan anak yang gundah, dll. Kira-kira, ibu kita masuk nomor berapa. Boro-boro nomor satu. Dengan jumlah penduduk bumi yang…
-

Saya Menikah Muda. Tapi Saya Tidak Merekomendasikan Nikah Muda.
Sudah banyak yang tahu kalau dulu saya menikah pada usia yang relatif muda. Saya menikah umur 21 tahun dan istri saya kala itu berumur 19 tahun. Saya waktu itu baru saja lulus S1 dengan gelar S.Pd. dan bekerja sebagai guru honorer di sebuah SMK Negeri di Semarang. Istri saya saat itu masih menjalani studinya di…
-
Kebahagiaan itu Alat. Bukan Tujuan.
Mungkin kalimat di atas susah untuk dipahami ataupun dicerna. Saya juga berpikir begitu. Tapi saya jadi paham kalimat ini dari penjelasan salah satu orang terpandai di dunia yaitu Prof. Jordan Peterson. Tokoh ini adalah tokoh liberal klasik yang seharusnya tidak cocok dengan aliran saya yang liberal progresif. Tapi karena emang Prof. Peterson ini pembawaannya asik,…
-
Dari Guru Honorer Menjadi Dosen. Bagaimana Ceritanya?
Kemarin saya sempat mengunggah video cerita singkat tentang pertemuan pertama saya dan istri saya di sebuah seminar. Pertemuan itu terjadi 15 tahun yang lalu. Di video itu saya bercerita bahwa saat itu saya berkenalan dengan salah satu peserta seminar dengan cara pura-pura meminjam hand sanitizer. Trik itu berhasil dan saya mendapatkan nomor telpon si dia.…
-
Kamu tidak bisa fokus? Bukan salahmu.
Jadi jangan salahkan diri anda ketika baru mengetik 40 detik tiba-tiba otak memikirkan tentang rencana nongkrong bersama teman-teman kemudian tanpa alasan yang jelas mulai membuka video Youtube kucing main piano. Untuk keluar dari lingkaran setan itu, anda perlu latihan keras.
-
Ngapain Belajar Standup Comedy?
Saya baru saja mendapatkan sebuah DM yang sangat unik melalui Instagram saya. DM itu ditulis oleh salah satu followers saya yang menanyakan “Pak, kenapa Bapak belajar standup padahal Bapak kan sudah punya pekerjaan?” Saya sempat kaget mendapatkan pertanyaan ini karena ternyata saya membutuhkan waktu yang agak lama untuk memikirkan jawaban dari pertanyaan itu. Malah saya…
-
Berpikir Out of the Box (and Inside too).
Kita selalu diajarkan untuk berpikir out of the box. Artinya, kita sering diminta untuk berpikir kreatif dan inovatif agar bisa menjadi orang yang sukses sebagai individu maupun sebagai team. Tapi untuk bisa berpikir out of the box maka kita juga harus tahu bagaimana status box kita. Secara sederhana, untuk bisa berpikir secara out of the…
-
Rasa Bosan adalah Berkah. Kok Bisa?
Hidup di tengah gempuran hiburan media digital, kita terbiasa untuk selalu merasa terstimulasi. Kita asyik nonton film, video pendek dan membaca komik digital. Ketika kita mulai bosan, kita beralih ke game online atau media sosial. Jika kita bosan, masih ada hiburan dalam bentuk yang lain. Sky is your limit kalau kata orang sekarang. Kita memperlakukan…
-
Kuliah itu buang-buang waktu.
Saya mendapatkan sebuah komentar di akun Youtube saya yang mengatakan bahwa “kuliah itu buang-buang waktu saja”. Entah kenapa, saya merasa sangat setuju dengan pernyataan ini. Jadi menurut saya, kuliah itu memang buang-buang waktu. Tidak hanya itu, kuliah juga buang-buang uang. Kuliah juga buang-buang energi. Kuliah juga membuang masa muda kita yang harusnya bisa party non-stop,…
-
Sulitnya Memenuhi Deadline dari Diri Sendiri
Halo, orang-orang baik. Apa kabar? Semakin dewasa, semakin banyak deadline yang berasal dari orang lain yang harus kita selesaikan. Misalnya, kewajiban membayar pajak, kewajiban menyelesaikan tugas kantor atau tugas kuliah, kewajiban menyelesaikan pesanan klien, dsb. Entah mengapa saya selalu melihat kecenderungan sebagai berikut. Kita sebagai manusia, selalu mampu menyelesaikan deadline yang diberikan oleh orang lain,…
-
I studied in Australia. So what?
I have to admit that my title is a little bit of a clickbait. Well, a little bit of clickbait wouldn’t hurt, I guess. As long as I deliver the content up to the readers’ expectation: your expectation. Let me tell you my story. I am from Indonesia and I didn’t come from money. However,…
-
Mengatasi Suara yang Melemahkan
Setiap kali kita sedang mengusahakan sesuatu atau mengejar suatu tujuan yang tinggi, selalu ada saja suara yang melemahkan. Suara yang melemahkan itu biasanya menghembuskan ketidakyakinan, keraguan, penyesalan dan ketakutan. Hal ini sangat wajar terjadi. Malah aneh juga kalau suara-suara itu tidak muncul. Misalnya anda sedang memulai bisnis, maka akan ada suara-suara yang membuat anda ragu…
-
Pendidikan Tidak Menjamin Kesuksesan, Tapi ….
Ketika saya mengatakan bahwa pendidikan tidak menjamin kesuksesan, yang saya maksud adalah kesuksesan memang tidak bisa dijamin dengan teknik apapun. Pendidikan adalah salah satu elemen untuk memperbesar peluang kesuksesan tapi sama sekali bukan faktor penjamin. Kehadirannya sebagai pengungkit peluang sudah lebih dari cukup untuk kita memberikan pembelaan kepada pendidikan, jadi tidak perlu memaksakan diri untuk…
-
Tidak Ada Masalah yang Terlalu Rumit
Banyak orang mengeluhkan masalah dalam hidupnya. Bagaimana saya bisa tahu? Ya karena puluhan bahkan ratusan DM (direct message) yang dikirim ke saya berisi masalah hidup. Saya sih senang-senang saja ya karena memang hobby saya adalah membantu orang yang menghadapi masalah. Hanya saja, sebuah DM tidak akan bisa menolong secara tuntas. Maksimalnya adalah memberikan insight atau…
-
Belajar Hal Baru itu Menyebalkan
Mempelajari pengetahuan atau skill baru itu sangat menyebalkan. Kita dipaksa menjadi orang bodoh lagi. Kita kemudian merasa susah payah dalam memasukkan hal-hal asing ke dalam memori otak dan memori motorik kita. Kita yang sudah terbiasa dianggap ahli di bidang tertentu, kemudian terlihat bodoh dalam bidang baru yang sedang kita pelajari ini. Mungkin itulah alasan kenapa…
-
Kesantunan Sepihak antara Dosen dan Mahasiswa
Saya sering membaca komen berikut di media sosial saya. “Pak kenapa mahasiswa wajib sopan ke dosen tapi dosen kok tidak ada kesantunan sama sekali ke mahasiswa” Saya sering tertawa membaca komentar tersebut. Karena saya sendiri adalah seorang peneliti pragmatik yang menyadari bahwa ada kuasa yang timpang di setiap interaksi. Sebenarnya, tidak hanya antara dosen dan…
-
Pengajar Tidak Bisa Membuat Pandai
Salah satu hal yang saya sadari sebagai seorang pengajar adalah ternyata saya tidak akan bisa membuat murid atau mahasiswa menjadi pandai. Pada kenyataannya, kita hanya bisa membantu mereka belajar. Kita juga bisa menginspirasi mereka untuk belajar. Kita bisa membantu mereka untuk menyukai belajar. Tapi jangan sampai sekalipun, kita berpikir bahwa kita bisa membuat mereka pintar.…
-
Malas Kuliah, Malah Ikut Kelas Orang Lain
Keheranan saya selalu menjadi-jadi ketika saya mengajar di kampus saya sendiri dan kemudian saya live-kan di TikTok atau di Youtube. Sejumlah ratusan mahasiswa dari kampus lain menyerbu ke live saya dan menyimak dari awal sampai akhir. Ada beberapa hal yang aneh dari fenomena ini: Mereka tidak berasal dari jurusan yang sama dengan saya. Saya mengajar…
