Author: hendipratama
-

Krisis Ayam KFC UK 2018: Bagaimana Iklan “FCK” Mengubah Kegagalan Rantai Pasok Menjadi Kepercayaan Publik
Iklan “FCK” KFC UK pada 2018 mengubah krisis kehabisan ayam menjadi contoh permintaan maaf korporat yang justru memperkuat kepercayaan publik.
-

Peretasan Buffer 2013: Transparansi Real-Time Joel Gascoigne dan Perdebatan tentang Batas Radical Candor
Joel Gascoigne memperbarui publik setiap beberapa jam saat Buffer diretas pada 2013, tetapi kasus ini juga memicu perdebatan tentang batas transparansi radikal.
-

Wabah E. coli Odwalla 1996: Stephen Williamson dan Batas Radical Candor di Hadapan Hukum
Greg Steltenpohl menemui langsung orang tua korban wabah E. coli Odwalla 1996, tetapi kejujuran publik tidak menggantikan konsekuensi hukum yang tetap dijalani perusahaan.
-

Kebakaran Malden Mills 1995: Ketika Aaron Feuerstein Memilih Karyawan di Atas Kalkulasi Untung Rugi
Kisah Aaron Feuerstein membayar penuh gaji karyawan Malden Mills setelah kebakaran pabrik 1995, dan pelajaran kepemimpinan yang tersisa bertahun-tahun kemudian.
-

Krisis Tylenol 1982: Ketika James Burke Memilih Kejujuran Radikal di Atas Kalkulasi Bisnis
Bagaimana James Burke menarik 31 juta botol Tylenol pada 1982 dan mengapa keberanian mengakui risiko menjadi standar emas kepemimpinan krisis.
-

Pendidikan Mengubah Hidup Setiap Orang, Hanya Caranya yang Berbeda
Ada enam jalur perubahan yang dibawa pendidikan, mulai dari pekerjaan sampai pola pikir. Sebagian besar berjalan diam-diam, sehingga manfaatnya sering dipakai tetapi asal-usulnya dilupakan.
-

Tidak Ada Juru Bicara yang Benar-Benar Netral
Organisasi berharap juru bicaranya netral, padahal netralitas seratus persen tidak pernah ada. Yang bisa dilatih adalah mengenali, mengendalikan, dan memanfaatkan keyakinan yang bocor ke dalam paparan.
-

Layar Biru di Panggung Bill Gates dan Satu Kalimat yang Menyelamatkannya
Windows 98 gagal total di hadapan ribuan orang. Yang menyelamatkan sesi itu bukan keahlian teknis, melainkan satu kalimat yang berstruktur.
-

Ketika Michael Bay Meninggalkan Panggung Samsung
Teleprompter kehilangan sinkronisasi, dan sutradara Transformers itu turun panggung di tengah acara. Naskah lengkap ternyata alat bantu yang rapuh.
-

Malam Ketika Segalanya Salah pada Pidato Theresa May
Batuk hebat, penyusup di panggung, dan huruf slogan yang berjatuhan. Dari tiga gangguan itu, hanya satu yang sebenarnya berada dalam kendali pembicara.
-

Ketika Bill Clinton Berbicara Dua Kali Lebih Lama dari Jatahnya
Diberi lima belas menit, Bill Clinton berbicara tiga puluh lima menit. Tepuk tangan paling meriah muncul ketika ia menyatakan hendak menutup.
-

Satu Kata yang Mengakhiri Kampanye Rick Perry
Rick Perry menjanjikan tiga lembaga yang akan dibubarkan, lalu hanya mampu menyebut dua. Yang menghancurkan malam itu bukan lupa, melainkan tidak adanya jalan keluar yang disiapkan.
-

Memakai Kecerdasan Buatan untuk Memperbaiki Public Speaking, dan Batas yang Perlu Diketahui
Meta analisis menunjukkan umpan balik otomatis berpengaruh sedang secara keseluruhan, kuat pada aspek bunyi, dan lemah pada aspek irama. Temuan paling penting justru ini, berlatih sendirian menghasilkan efek kecil, berlatih bersama orang lain menghasilkan efek besar.
-

Berpidato dalam Bahasa Inggris Tanpa Harus Terdengar seperti Penutur Asli
Levis membedakan Prinsip Kenatifan dan Prinsip Keterpahaman, dan berargumen bahwa yang kedua lebih unggul. Bagi pemimpin Indonesia yang berbicara di forum internasional, perbedaan itu menentukan ke mana usaha latihan sebaiknya diarahkan.
-

Teknik Menjadi Pembawa Acara Berbahasa Inggris untuk Acara Korporat
Kesalahan pembawa acara berbahasa Inggris jarang terletak pada kosakata. Letaknya pada pengelolaan giliran bicara, penanda wacana, dan penempatan tekanan utama. Panduan teknis untuk acara korporat dan institusi.
-

Pemimpin Best Buy yang Memulai dengan Bertanya, Bukan Mengumumkan
Hubert Joly membuka masa jabatannya di Best Buy pada 2012 bukan dengan pidato, melainkan dengan berdiri di gerai memakai tanda pengenal sedang dalam pelatihan. Pelajaran tentang membangun saluran komunikasi dari bawah ke atas.
-

Cara Airbnb Menyampaikan Kabar Buruk kepada 1.900 Karyawannya
Surat pengurangan karyawan Airbnb pada Mei 2020 dipelajari bukan karena keindahan bahasanya, melainkan karena urutan penyampaiannya. Struktur pesan sulit yang meletakkan kesimpulan pada kalimat pertama.
-

LEGO Berhenti Berbicara kepada Penggemarnya dan Mulai Berbicara dengan Mereka
Setelah rugi 238 juta dolar pada 2003, LEGO mengubah arah komunikasinya dari satu arah menjadi dua arah dengan komunitas penggemar dewasa. Pelajaran tentang membedakan saluran mendengarkan dari saluran promosi.
-

Satu Kata yang Mengubah Budaya Microsoft
Pada 4 Februari 2014 Satya Nadella membuka masa jabatannya dengan surat tentang rasa ingin tahu, bukan tentang target. Bagaimana satu pasangan istilah yang pendek dan kontrastif dapat menggerakkan perubahan budaya organisasi.
-

Ketika Domino’s Membacakan Keluhan Pelanggannya Sendiri
Pada akhir 2009 Domino’s menayangkan kritik pelanggannya sendiri secara terbuka, lalu melaporkan pertumbuhan penjualan domestik 14,3 persen pada kuartal pertama 2010. Pelajaran komunikasi organisasi dari pengakuan terbuka yang disertai bukti perubahan.
-

Otoritas yang Dibangun dari Kejelasan: Pelajaran Berbicara dari Barbara Jordan
Pada 12 Juli 1976 Barbara Jordan menjadi perempuan kulit hitam pertama yang menyampaikan pidato kunci Konvensi Nasional Partai Demokrat. Kekuatannya bukan pada kekuasaan, melainkan pada kejelasan.
-

Ketika Naskah Ditinggalkan: Persiapan dan Keberanian dalam Pidato Martin Luther King Jr.
Bagian paling terkenal dari pidato 28 Agustus 1963 justru bukan bagian yang tertulis di naskah. Itu mungkin karena persiapan bertahun-tahun, bukan karena keberuntungan.
-

Satu Metafora yang Mengguncang Konvensi: Cara Kerja Kiasan dalam Pidato
Pada 1896 William Jennings Bryan menutup pidatonya dengan satu gambaran yang begitu kuat sehingga mengubah arah konvensi. Bagaimana kiasan bekerja, dan kapan ia berbahaya.
-

Dua Menit yang Mengalahkan Dua Jam: Pelajaran Ringkas dari Gettysburg
Di Gettysburg pada 1863, pembicara utama berpidato selama sekitar dua jam. Lincoln berbicara sekitar dua menit. Hanya satu yang masih dihafal orang sampai hari ini.
-

Frederick Douglass dan Keberanian Berbicara kepada Audiens yang Tidak Siap Mendengar
Pada 5 Juli 1852 Douglass diundang merayakan kemerdekaan Amerika, dan ia justru mempertanyakannya. Pelajaran tentang menyampaikan kebenaran yang tidak nyaman kepada audiens yang mengundang kita.
-

Katalog Kapal dan Ingatan Organisasi: Mengapa Struktur Membuat Pesan Bertahan
Papirus berisi Iliad ditemukan di perut mumi Mesir berusia 1.600 tahun. Bagian yang ditemukan adalah sebuah daftar panjang, dan itu menjelaskan banyak hal tentang cara pengetahuan bertahan.
-

Sebelas Tahun Menahan Klaim: Disiplin Bukti dalam Komunikasi Organisasi
Gurita biru mungil terlihat pada 2015 dan baru diumumkan sebagai spesies baru pada 2026. Bagi organisasi, jeda itu adalah pelajaran tentang menjaga kredibilitas.
-

Bebek Merlin Mengalahkan Maskot Resmi: Peringatan bagi Komunikasi Korporat
Maskot resmi Piala Dunia dirancang tim profesional dengan anggaran besar. Publik justru memilih seekor bebek peliharaan. Ada pelajaran mahal bagi tim komunikasi.
-

Pesan yang Sengaja Mengganggu: Kapan Organisasi Perlu Berhenti Bermain Aman
Museum di Rotterdam menutup lantainya dengan 360 kilogram selai kacang dan memicu perdebatan. Bagi komunikasi organisasi, ada pelajaran tentang risiko dan perhatian.
-

Melatih Standar Layanan di Luar Musim: Pelajaran Kongres Sinterklas Sedunia bagi Organisasi
Sekitar tiga puluh enam Sinterklas profesional berkumpul di Denmark pada bulan Juli untuk berlatih. Lima bulan sebelum puncak musim. Ada pelajaran serius bagi pengelola sumber daya manusia.
-

Keuntungan Memakai Penilaian AI untuk Public Speaking, Belajar dari SpeakAuditor
Kecerdasan buatan tidak menggantikan pelatih, tetapi ia memberi sesuatu yang sulit didapat dari manusia, yaitu umpan balik yang jujur, konsisten, dan tersedia kapan saja.
-

Audiens VIP Juga Manusia: Mereka Tetap Punya Sesuatu yang Dibutuhkan
Direktur, jenderal, dan rektor tetap manusia yang punya kebutuhan. Begitu Anda tahu apa yang mereka butuhkan, rasa gentar terhadap jabatan akan mengecil dengan sendirinya.
-

Sehebat Apa Pun Public Speaker, Pasti Pernah Salah. Ini Cara Menghadapinya
Kesalahan di atas panggung itu pasti terjadi. Yang membedakan pembicara matang dan pemula bukan jumlah kesalahannya, melainkan cara pulih setelahnya.
-

Public Speaking Itu Berlevel: Dari Newbie sampai Elite, dan Efeknya Masing-Masing
Kemampuan bicara di depan umum bukan soal bisa atau tidak bisa. Ada tingkatannya, dan setiap tingkat memberi efek yang berbeda pada audiens dan pada karier Anda.
-

Grogi Public Speaking Itu Wajar, Bahkan Tanda Anda Sedang Naik Kelas
Grogi bukan penyakit yang harus disembuhkan. Ia tanda bahwa Anda peduli, dan kalau pemicunya berubah, itu artinya Anda sedang naik kelas.
-

Apa sih fungsi bertanya dalam seminar?
Oleh: Dr. Hendi Pratama (Tulisan ini ditulis tanpa menggunakan AI) Saya sempat kaget ketika kemarin ada salah satu mahasiswa bertanya pada saya. Pertanyaannya adalah, “apa sih manfaatnya bertanya dalam seminar?” Pertanyaan itu begitu kocak, karena pertanyaan itu dilontarkan dalam sebuah seminar. Tentunya saya membutuhkan waktu sejenak untuk memikirkan jawabannya. Dalam hati, saya berkata “Iya juga…
-

Komunikasi Efektif untuk Dunia Penjualan: Belajar Bersama PT Fajar Mas Murni
Beberapa waktu lalu, saya mendapat kehormatan untuk memberikan pelatihan “Effective Communication for Business” kepada tim PT Fajar Mas Murni (FMM) — sebuah perusahaan besar dengan sejarah panjang dalam dunia industri dan perdagangan alat berat, laboratorium, serta solusi teknologi di Indonesia.Didirikan pada awal tahun 1970-an, FMM tumbuh dari perusahaan perdagangan kecil menjadi mitra strategis bagi berbagai…
-

Menemukan Arti Kerja: Membangun Passion dan Tujuan di PT Medco Energi
Beberapa waktu lalu, saya mendapat kesempatan luar biasa untuk berbagi di hadapan para profesional PT Medco Energi — salah satu perusahaan energi terbesar di Indonesia yang beroperasi di berbagai sektor strategis.Sesi ini saya beri judul “Consolidating Dreams, Passions, and Corporate Advancement”, sebuah topik yang lahir dari renungan sederhana: bagaimana seseorang bisa tetap bersemangat di tengah…
-

Inovasi yang Tumbuh dari Komunikasi: Catatan Pelatihan Bersama PT ANSAF
Beberapa waktu lalu, saya mendapat kesempatan untuk memberikan pelatihan kepada tim ANSAF, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan.Tema pelatihan kami adalah “Team’s Innovation through Professional Communication.”Topik ini terasa sangat relevan bagi industri tambang—sebuah dunia yang identik dengan ketepatan, risiko tinggi, dan kebutuhan kolaborasi yang kuat. Namun di balik semua itu, ada satu hal yang…
-

Training for Trainers: Menemukan Kembali Gairah Mengajar di PT. Bussan Auto Finance Jakarta
Beberapa waktu lalu, saya mendapat kehormatan untuk diundang oleh PT. Bussan Auto Finance (BAF) di Jakarta.Perusahaan ini dikenal dengan sistem pelatihannya yang solid dan terstruktur, memiliki banyak trainer internal yang bertugas mengembangkan karyawan di seluruh Indonesia.Namun kali ini, peran saya sedikit berbeda: bukan untuk melatih karyawan baru, melainkan untuk melatih para pelatih itu sendiri —…
-

Teknik Mengajar Gen-Z menggunakan AI: Training di Universitas Ciputra Makassar
Beberapa waktu lalu, saya mendapat kehormatan untuk diundang berbicara di Universitas Ciputra Makassar, salah satu kampus bisnis terbaik di kawasan timur Indonesia.Kunjungan ini terasa istimewa bukan hanya karena fasilitas dan atmosfer profesional kampusnya, tetapi juga karena semangat dosen-dosennya yang ingin memahami cara mengajar generasi baru di era kecerdasan buatan. Sesi saya bertajuk “University Teaching Practices…
-

Belajar Kepemimpinan ASEAN di JCELEC: JELP 2025 dan Seni Membangun Jaringan Lintas Budaya
Agustus 2025 menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi saya. Saya mendapat kehormatan menjadi salah satu pembicara dalam program JELP (Justice and Law Enforcement Leadership Program) di Jakarta Centre for Law Enforcement Cooperation (JCELEC).Program ini diikuti oleh para pimpinan kepolisian dari berbagai negara ASEAN, bersama sejumlah pelatih senior dari Australia, yang semuanya berkumpul di JCELEC Headquarter…
-

STEM and Society 5.0 di Universitas Brawijaya: Menyiapkan Generasi Logis, Kritis, dan Adaptif
Tanggal 7 September 2025 menjadi salah satu hari yang berkesan bagi saya. Saya berkesempatan mengisi seminar “STEM and Society 5.0” di Universitas Brawijaya, Malang—sebuah kampus yang selalu menjadi simbol intelektualitas muda dan semangat perubahan.Acara ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai jurusan, bukan hanya sains dan teknik, tetapi juga sosial dan humaniora. Tema kami sederhana tapi…
-

Strategic Speaking di Jasa Raharja Jateng: Komunikasi Taktis untuk Negosiasi yang Efektif
Pada akhir Juni 2025, saya mendapat kesempatan untuk mengisi pelatihan “Strategic Speaking for Negotiation” bagi para pegawai Jasa Raharja Jawa Tengah.Peserta berasal dari berbagai bagian yang sehari-hari berhadapan langsung dengan masyarakat—mulai dari pelayanan klaim, koordinasi lapangan, hingga komunikasi antarinstansi.Sesi ini terasa istimewa karena seluruh peserta datang dengan semangat ingin memperbaiki cara mereka berkomunikasi, bukan sekadar…
-

Komunikasi Intensif di Darya Varia: Persuasive Public Speaking
Beberapa waktu lalu, saya berkesempatan mengisi pelatihan intensif seharian penuh di perusahaan farmasi Darya Varia. Berbeda dari pelatihan korporat pada umumnya, sesi ini dirancang sangat personal dan interaktif, karena hanya diikuti oleh delapan orang peserta—semua berasal dari divisi Business Development dan Corporate Relations.Dengan jumlah kecil ini, setiap peserta bisa berlatih, disimulasikan, dan mendapat umpan balik…
-

Training Komunikasi Efektif PLN UIT Jatim
Beberapa waktu lalu, saya mendapat kesempatan untuk berbagi dalam sebuah seminar teknis di PLN UIT Jatim, Malang. Acara ini diikuti oleh para engineer, supervisor, dan manajer operasional, orang-orang yang sehari-hari bekerja menjaga kestabilan sistem kelistrikan nasional. Mereka bekerja di garis depan yang menuntut ketepatan teknis sekaligus keteguhan mental, di tengah tekanan kerja tinggi dan standar…
-

Meningkatkan Peluang Karier dengan Personal Branding: Panduan Praktis untuk Fresh Graduate
Di era persaingan global yang semakin ketat, membangun personal branding menjadi langkah strategis yang wajib dilakukan oleh para lulusan baru. Personal branding tidak hanya relevan untuk selebritas atau tokoh publik, tetapi juga menjadi kebutuhan mendasar bagi siapa saja yang ingin menonjol di dunia kerja. Buku “Panduan Personal Branding untuk Pencari Kerja Freshgraduate” hadir untuk memberikan…
-

Mengungkap Rahasia Komunikasi Efektif di Media Sosial: Buku Baru dari Dr. Hendi Pratama – Gratis
Media sosial telah mengubah cara kita berkomunikasi, baik sebagai individu maupun organisasi. Dengan lebih dari separuh populasi dunia aktif di platform seperti Instagram, Twitter, dan TikTok, merek-merek kini berlomba untuk menarik perhatian dan membangun hubungan yang bermakna dengan audiens mereka. Namun, apa yang membuat sebuah pesan di media sosial berhasil memikat hati dan mendorong audiens…
-

Self Leadership ala Charles C. Manz
Pernahkah Anda merasa stuck dalam rutinitas dan bertanya-tanya bagaimana cara menjadi versi terbaik dari diri Anda? Saya percaya, kepemimpinan tidak selalu tentang mengelola tim atau memimpin proyek besar. Kepemimpinan dimulai dari diri sendiri. Gambar ini adalah peta sederhana namun kuat tentang bagaimana kita bisa memimpin diri kita untuk mencapai potensi terbaik. Misalnya, Strategi Perilaku mengajarkan…
-

Tabungan Reputasi: Investasi Sederhana untuk Personal Branding Kamu
Di tengah kesibukan hidup modern, reputasi jadi mata uang yang sangat berharga. Setiap tindakan, kata, dan interaksi kamu membentuk citra di mata dunia. Layaknya matahari yang selalu bersinar tanpa pilih kasih, reputasi kamu juga tersebar luas, mempengaruhi bagaimana orang lain melihat dan menilai kamu. Personal branding, atau cara kamu mencitrakan diri secara strategis, jadi senjata…
-

Framework VIPS dalam Personal Branding: Kenali Dirimu Melalui Nilai, Minat, Kepribadian, dan Kekuatanmu
Membangun personal branding itu bukan cuma soal punya nama besar atau jadi populer. Lebih dari itu, ini adalah perjalanan untuk benar-benar mengenali siapa kamu, apa yang kamu hargai, dan gimana kamu ingin dilihat oleh dunia. Sama seperti penulis yang memilih kata-kata tepat untuk menyampaikan pesan, kamu perlu menggali esensi dirimu untuk membangun citra yang autentik…
-

Rahasia Personal Branding yang Kuat: Membangun Reputasi dari Kompetensi
Di zaman profesional yang serba terhubung ini, kita semua seperti berada di atas panggung besar. Setiap orang memperhatikan dan menilai bukan hanya dari kehadiran kita, tetapi juga dari apa yang bisa kita tawarkan. Dengan persaingan yang semakin ketat di pasar, personal branding bukan lagi sekadar pilihan, melainkan suatu keharusan. Membangun reputasi melalui kompetensi berarti tidak…
-

DARE Yourself to Stand Out: Strategi Personal Branding yang Membuatmu Unik dan Mudah Diingat
Di zaman sekarang, di mana ribuan suara dan jutaan pesan berlomba-lomba menarik perhatian, membedakan diri di tengah keramaian memang bukan hal yang mudah. Personal branding, yang awalnya populer di dunia bisnis, kini semakin penting dalam berbagai aspek kehidupan pribadi dan profesional. Personal branding membantu kamu mengekspresikan identitas unikmu kepada dunia. Dengan strategi yang tepat, kamu…
-

Personal Branding: Hubungan Antara Citra Diri dan Identitas Digital
Di dunia digital ini, personal branding bukan cuma tren, tapi sudah jadi kebutuhan kalo kamu pengen dikenal dan dihargai di manapun. Tapi, kenapa sih personal branding itu penting banget? Coba bayangin kamu kayak pelaut yang berlayar di lautan informasi dan interaksi online yang luas. Personal branding adalah kompas kamu yang membantu menavigasi arus-arus tersebut, memastikan…
-

Public Speaking dan Personal Branding: Ketika Panggung Bicara, Dunia akan Melihat
Bayangin deh, kamu kayak ada di sebuah panggung gede, yang meskipun nggak keliatan, tapi setiap gerak-gerik dan ucapan kamu selalu dilihat dan dianalisis sama orang banyak. Panggung ini, yang kamu sebut panggung kehidupan, nggak mengenal jarak atau waktu. Jadi, apa yang kamu sampaikan bisa tersebar ke mana-mana, jauh melampaui ekspektasi kamu. Nah, di sinilah pentingnya…
-

Rahasia Sukses Public Speaking dengan IDEAmu: Tentukan, Kembangkan, Paparkan, dan Terapkan!
Public speaking tuh sering kali dianggap sebagai hal yang ngeri-ngeri sedap ya, apalagi kalau harus ngomong di depan banyak orang. Nah, walaupun bisa bikin deg-degan, keahlian ini tuh penting banget loh, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun karir kita. Jadi, gimana caranya kita bisa ngomong di depan umum tanpa bikin keringetan dingin? Yuk, kita pelajari bersama!…
-

Mengatasi Filler Words dalam Public Speaking dengan Teknik POISE
Pernah nggak sih kamu merasa kesulitan menghindari penggunaan kata-kata seperti “umm,” “ahh,” atau “eee” saat berbicara di depan umum? Yap, itu yang kita sebut sebagai filler words. Kita sering pakai kata-kata ini sebagai ‘jembatan’ buat otak kita dalam mencari kata yang pas. Kira-kira, apa yang ada di pikiran kita bisa terus mengalir tanpa ada jeda…
-

Public Speaking yang Menginspirasi: Ubah Ide Biasa Jadi Luar Biasa
Di era digital serba cepat ini, penting banget untuk bisa menyampaikan ide dengan jelas dan menarik. Jadi, bukan cuma sekadar ngomong doang, tapi bagaimana cara kita ngomong biar bisa bikin pengaruh, memotivasi, dan bahkan mendorong orang lain buat bertindak. Skill ini super berguna di banyak situasi, baik itu saat rapat penting, ngomong di konferensi internasional,…
-

Public Speaking Anti Mainstream: Selipkan Humor, Bikin Penonton Betah!
Humor ketika digunakan dengan tepat, dapat menjadi alat yang sangat ampuh dalam public speaking. Tau nggak sih, kalau humor itu kayak bumbu rahasia yang bisa bikin sesi bicara di depan umum itu jadi lebih ‘wah’? Ya, betul banget! Dengan humor yang pas, kamu nggak cuma sekedar kasih info, tapi juga bisa bikin siapa aja yang…
-

Public Speaking dan Personal Branding: Berani Bicara Itu Skill, Berani Beda Itu Seni
Public speaking dan personal branding, ya? Dua hal ini emang berdampak banget lho buat naikin level karier kamu. Public Speaking itu Ketika kamu bisa tampil percaya diri dan ngomong di depan banyak orang, itu bukan cuma sekedar bicara, tapi kamu juga lagi latih diri untuk bisa menyampaikan pikiran dan ide dengan jelas. Plus, ini juga…
-

Formula TOP dalam Personal Branding: Percaya Diri, Bermanfaat bagi Orang Lain, dan Menonjol
Hei, kamu tahu nggak, di era yang serba terhubung dan penuh saingan ini, mengasah personal branding itu kayaknya udah jadi keharusan deh, terutama buat kamu yang pengen naikin level karier atau bisnis. Jadi, personal branding itu semacam proses dimana kamu buat dan sampaikan citra unik tentang dirimu sendiri. Tujuannya? Biar kamu bisa menonjol di tengah…
-

Ketahui 3C untuk Membangun Personal Branding yang Konsisten dan Berkelanjutan
Di era digital serba cepat ini, punya identitas yang jelas dan kuat itu bukan cuma keinginan, lho, tapi juga kebutuhan yang real. Baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan pribadi, cara orang melihat dan mempersepsi dirimu bisa benar-benar membuka berbagai pintu peluang, atau, sayangnya, malah menutupnya. Nah, di sinilah peran penting dari personal branding atau…
-

Amati, Tiru, dan Modifikasi dalam Personal Branding
Pernah dengar tentang Personal Branding? Ya, seperti yang dilakukan oleh Raffi Ahmad atau Deddy Corbuzier. Keren kan? Mereka punya cara unik yang membuat mereka beda dari yang lain. Nah, itu yang disebut personal branding. Personal branding itu seperti cara kamu memperkenalkan diri ke dunia, termasuk gimana kamu berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Mulai dari…
-

Metode Public Speaking: Impromptu, Manuskrip, Memorized, dan Extempore
Public speaking, atau seni berbicara di depan umum, sebenarnya bukan hal baru. Metode-metode yang digunakan saat ini, seperti impromptu, manuskrip, memorized, dan extempore, telah berkembang selama berabad-abad dan berasal dari tradisi retorika kuno di seluruh dunia, khususnya dari Barat. Bayangkan para filsuf Yunani kuno, seperti Aristoteles dan Socrates, yang sering berbicara di depan khalayak ramai…
-

Basa Basi yang Basi
Bandara sore itu dipenuhi aktivitas, seperti aliran arus yang tak pernah putus. Di kursi tunggu, tak jauh dari tempat saya duduk, dua wanita bercakap-cakap dengan ekspresi santai. Salah satunya, berambut hitam sebahu, tertawa pelan—duduk sedikit miring dengan sikap yang tampak akrab. Wanita di sebelahnya, lebih tenang, mendengarkan sambil sesekali mengangguk, senyumnya sesekali muncul. Wajah mereka…
-

Diberhentikan, Karena Mementingkan Work-Life Balance
Work and life balance semakin sering didengungkan baik di medsos maupun media massa. Rasanya orang-orang modern mulai menerima konsep itu. Artinya harus ada keseimbangan yang jelas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Bahkan beberapa negara sekarang membuat peraturan yang melarang atasan untuk menghubungi bawahannya di luar jam kerja. Sepertinya work-life balance ini lama-lama akan menjadi nilai…
-

Beda Orang, Beda Jam Tayang
Saya pernah mengikuti seminar yang narasumbernya tiba-tiba bertanya kepada audiens “Kapankah waktu yang tepat untuk menulis secara produktif?”. Saya sudah siap-siap mengangkat tangan dan mengatakan “Malam Hariiiiii”. Eh ternyata, kebanyakan peserta mengangkat tangan dan mengatakan bahwa waktu terbaik untuk menulis adalah di pagi hari. Saya kaget mendengarnya. Demikian juga peserta lain kaget, karena mungkin suara…
-

Menjadi Dosen: Disukai atau Dibenci?
Menjadi dosen adalah profesi yang penuh dengan kontradiksi, dihormati dan dihargai oleh banyak orang, namun tak jarang juga menjadi sasaran keluhan dan cemoohan. Di satu sisi, dosen memiliki kekuatan besar dalam hal pengetahuan. Mereka adalah penjaga ilmu yang mampu membimbing dan menginspirasi generasi berikutnya. Tidak ada yang lebih memuaskan daripada melihat seorang mahasiswa berkembang berkat…
-

Berterimakasih Pada Nenek Moyang
Musik adalah bagian penting dari kehidupan kita. Siapa yang tidak suka musik? Saya suka musik, dan begitu juga semua orang di sekitar saya. Namun, pernahkah Anda berpikir mengapa kita begitu terpesona oleh musik? Kapan manusia pertama kali menemukan keindahan suara yang harmonis ini? Bayangkan manusia purba yang berkumpul di sekitar api unggun. Setelah cerita perburuan…
-

Bapak Saya Rela Berhutang untuk Menguliahkan Saya
Saya ingat betul bahwa keluarga saya termasuk keluarga yang tidak miskin. Tapi juga tidak kaya. Suatu situasi klasik di tahun 90-an, di sebuah kampung yang agak jauh dari pusat Kabupaten Semarang. Uang di keluarga kami hanya cukup untuk makan dan kebutuhan primer lainnya. Tidak ada yang namanya acara makan di luar rumah atau liburan keluarga…
-

Bolehkah akademisi menggunakan Chat GPT untuk menulis paper?
Saya mencoba merenungkan hal ini dalam beberapa minggu terakhir ini. Semakin banyak mahasiswa saya yang “terindikasi” menulis paper dan tugas akhir menggunakan chatGPT. Demikian saya sebagai reviewer jurnal, juga mulai menemui banyak submission yang “diduga” ditulis menggunakan chatGPT. Saya mulai galau. Sebagai seorang pribadi, pendidik ataupun sebagai ilmuwan pendapat saya terpecah belah. Sebagai pribadi, saya…
-

Kunci Hidup Sehat: Konsisten, Moderat dan Realistis
Setelah ibu saya masuk rumah sakit karena penyakit gula dan stroke ringan, sesuatu seperti menghantam kepala saya. Satu, saya sedih karena beliau sakit. Kedua, kalau beliau bisa sakit agak parah, berarti saya juga bisa: karena saya punya DNA beliau. Saya mulai menengok keadaan diri saya di bulan Septermber 2023.1. Overweight: 105 Kg dengan tinggi 183…
-

Menjadi Coach Bagi Istri dan Anak Sendiri
Saya ini termasuk coach yang tidak pandang bulu dalam melatih orang. Dulu saya ketika kuliah dikenal sebagai coach yang “galak” di organisasi debat. Tapi hasilnya lumayan banget. Jadi walaupun saya dianggap galak dan tegas, bahkan meminta para anggota latihan sampai jam 3 pagi setiap harinya, tapi mereka tahu bahwa cara saya melatih sangat efektif. Prestasi…
-

Meyakinkan Audiens High-End: 7 Tips Untuk Sukses Berbicara di Depan Orang Hebat
Bayangkan suatu hari anda harus presentasi di hadapan orang yang “lebih hebat” dari anda. Situasinya lebih parah lagi, anda sedang diwajibkan untuk “mengajari” mereka atau mentraining mereka. Atau mungkin malah anda sudah pernah merasakannya. Dan anda merasa kesulitan untuk meyakinkan mereka bahwa anda layak untuk berdiri di panggung itu? Lebih parahnya lagi, anda kesulitan meyakinkan…
-

Kupinang Kau dengan Bismillah
Saya seorang dosen dan dulu pernah menjadi guru honorer dengan gaji 400 ribu per bulan. Saat itu, saya bertemu dengan seorang wanita yang sangat memenuhi standar saya sebagai calon istri. Hanya dua bulan setelah kami berkenalan, saya memutuskan untuk melamarnya meskipun dia baru berusia 19 tahun dan masih semester tiga. Entah bagaimana, dia juga setuju…
-

Tetaplah Bodoh Jangan Pintar: Ala Tere Liye
Alhamdulillah, di libur lebaran ini saya bisa menyelesaikan satu novel dengan lancar dan menyenangkan. Maklum, selama ini kesibukan mengajar dan mengisi training sedang “ramai-ramainya” maka saya sering membaca buku dengan skimming, scanning dan terputus-putus. Kali ini tidak, novel karya Tere Liye ini saya lahap dalam waktu satu kali duduk dan selesai dengan perasaan yang campur…
-

Tiga Problematika “Kesuksesan” dan Solusinya
Setiap kali ada seminar tentang cara menjadi sukses, maka banyak orang mengerenyitkan dahinya karena ragu atau muak dengan kata sukses. Seringnya sih ragu ya, bukan muak. Tapi ada juga yang muak. Atau kadang jika dalam konten video saya atau salah satu pelatihan yang saya menjadi narasumber, dan saya “keceplosan” menyebutkan kata sukses atau kesuksesan maka…
-

Mengapa Menemukan Cinta Sulitnya Setengah M*dar?
Hampir setengah jam saya menunggu di terminal bus dekat sekolah saya. Kala itu, itulah tempat yang biasa dijadikan sebagai titik kumpul jika ada seseorang menunggu gebetannya. Saat itu saya masih kelas tiga SMP, dan hari itu adalah hari ulang tahun saya. Seminggu sebelumnya, saya berbisik pada salah satu teman perempuan saya kala itu. Saya bilang,…
-

Pendidikan Tinggi, Tapi Pendapatan Tidak?
Anda pernah merasa bahwa pendidikan Anda begitu tinggi, namun pendapatan Anda tampaknya tak sebanding? Tenang, Anda bukanlah satu-satunya. Banyak yang merasakan hal yang sama, namun ada solusi untuk ini. Pendidikan formal yang Anda miliki hanyalah titik awal. Keterampilan praktis—baik itu hard skill seperti programming maupun soft skill seperti kemampuan interpersonal—memainkan peran besar dalam kesuksesan Anda.…
-

Kasus B*n*h Diri dan Pendidikan Tinggi di Indonesia
Maraknya kasus b*ndir yang dilakukan oleh banyak mahasiswa di Indonesia menjadi sebuah red flag bagi kita semua. Entah ingatan saya salah atau ada faktor lainnya yang mempengaruhi, tapi ketika saya cukup yakin ketika saya kuliah dulu, berita b*ndir mahasiswa sangat jarang terdengar. Bahkan tidak terdengar. Apa yang terjadi saat ini? Apakah tugas kuliah sekarang lebih…
-

Mung Ko Ngene, Kok Dibanding-bandingke.
Tidak dipungkiri, lagu ini memang sangat easy listening. Lagu “Ojo Dibandingke” yang diciptakan oleh Abah Lala telah dipopulerkan oleh berbagai artis papan atas seperti Denny Caknan dan Ndarboy Gank. Juga sudah tidak terhitung dipopulerkan oleh ratusan penyanyi di Youtube. Intinya, lagu ini sangat relate bagi banyak orang, yang merasa hidupnya selalu dibanding-bandingkan. Itulah salah satu…
-

Menginterogasi Calon Istri: Apa Cita-cita Anda?
Kalau teringat kisah ini, istri saya pasti selalu gondok. Cerita ini juga menjadi salah satu cerita favorit dia untuk dia ceritakan ke teman-temannya. “Kalian tahu nggak, si Hendi dulu sebelum nikah malah nginterogasi aku.” Sambil bersungut-sungut dia melanjutkan cerita, ada soal matematika dan ada soal tentang cita-cita. Aneh banget sumpah. Kalau saya pikir-pikir lagi, emang…
-

Karena Gratis, Kadang Malah Tidak Laku.
Saya sering tidak habis pikir. Setiap kali saya menawarkan ilmu gratis atau acara gratis. Malah seringnya tidak laku. Baru saja terjadi tadi malam, saya menawarkan coaching gratis untuk dasar-dasar komedi di salah satu kafe dekat kampus tempat saya mengajar. Saya sudah umumkan jauh-jauh hari. Yang melihat story maupun feed saya juga sudah ratusan orang. Tapi…
-

Kondisi Public Speaking Tidak Selalu Ideal
Pernah suatu hari saya pulang dari luar kota untuk mengisi dari suatu acara universitas. Biasanya saya sangat happy dan bersemangat ketika pulang dari mengisi suatu acara. Apalagi jika pesertanya ratusan dan tampaknya memang hampir semua peserta telah mengenal saya atau mengharapkan kehadiran saya. Tapi kali ini agak lain ceritanya. Saya tampak bersungut-sungut setelah selesai acara.…
-
Netflix Lincoln Lawyer: Dua Mantan Istri yang Rukun
Jadi ceritanya saya lagi nonton Lincoln Lawyer season dua di Netflix karena kebetulan saya sudah nonton season yang pertama. Untuk masalah dilematika hukum dan serunya otak-atik pembelaan, tidak usah diragukan. Serial ini emang raja diraja serial tentang perlawyeran. Pencipta serial ini adalah David E. Kelley yang juga membesut karya-karya bertema lawyer seperti Ally McBeal dan…
-
Kerja Dulu? Atau Kuliah Dulu?
Pertanyaan tentang kerja dulu atau kuliah dulu merupakan pertanyaan yang sangat familiar di benak saya. Paling tidak ada dua alasan kenapa pertanyaan tersebut sangat familiar bagi saya. Yang pertama, karena pertanyaan ini sering muncul di DM dan komen-komen akun Instagram dan Tiktok saya. Yang kedua, pertanyaan ini juga menghantui saya ketika saya dulu lulus SMK…
-
Saya Dosen dan Tidak Malu Menjadi Gamer
Sebagai seorang gamer, saya percaya bahwa bermain game memiliki banyak manfaat, terutama dalam meningkatkan kreativitas. Dalam dosis yang sehat, bermain game tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memberikan pelajaran berharga yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Saya sendiri adalah penggemar Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) dan Candy Crush. Dalam MLBB, saya belajar tentang pentingnya kerja…
-
Pentingnya Membebaskan Diri dari Masa Lalu
Masa lalu dapat berfungsi sebagai dua hal yang sangat berbeda: batu sandungan atau batu loncatan. Kita memiliki pilihan untuk membiarkannya menjadi beban berat yang membebani langkah kita, atau kita bisa mengubahnya menjadi fondasi untuk membangun masa depan yang lebih baik. Dalam konteks ini, berat dan rintangan masa lalu dapat dianalogikan sebagai tas punggung berisi batu:…
-
Leonardo DiCaprio dan Oprah juga Pernah Miskin.
Kemiskinan sering kali dipandang sebagai titik akhir, suatu kondisi tak berdaya yang menyelimuti individu dalam belenggu kemurungan. Namun, pada kenyataannya, kemiskinan bukanlah batas akhir, melainkan tantangan yang mesti dihadapi dan dikalahkan. Kemiskinan bukanlah penghalang kesuksesan, melainkan mungkin justru menjadi pemicu semangat juang dan determinasi yang tinggi. Banyak tokoh hebat dunia yang lahir dari keluarga miskin…
-
Bedanya Dosen Bahasa Inggris VS Anak Dosen Bahasa Inggris
Saya sebagai dosen bahasa Inggris akan selalu ingat bagaimana proses saya bisa bahasa Inggris seperti saat ini dan bisa mengajar Bahasa Inggris. Mengapa saya akan selalu ingat? Karena bahasa Inggris bukanlah bahasa Ibu saya. Bahasa Inggris adalah bahasa yang baru saya pelajari ketika saya berumur belasan, dan mungkin baru benar-benar saya kuasai pada umur dua…
-
Dr. Hendi Hampir Tidak Lulus Kuliah
Banyak yang tidak tahu kalau sebenarnya saya dulu hampir tidak lulus kuliah. Mengingat saya sekarang adalah seorang dosen dan coach transformasi pendidikan, tentu tidak akan ada yang menduga bahwa ada masanya di mana saya sendiri meragukan diri saya untuk bisa mendapatkan gelar sarjana. Tidak berlebihan kiranya, salah satu nikmat Allah Swt. yang paling saya syukuri…
-
Hidup Tidak Seindah Bac*t Motivator
Entah berapa puluh kali saya melihat meme ini “Hidup tidak seindah bac*t motivator” Saya juga melihat kalimat senada dilontarkan di komen-komen netizen dan status Facebook atau Whatsapp. Tentu saja, saya tidak bisa tidak berkedip saat membaca komen atau meme seperti ini. Kan jelas, akun tiktok saya saja bernama @hendi.motivasi dan status instagram saya tertulis Coach…
-

Strategi Meningkatkan Pendapatan Ke Level Double Digit: Kisah Inspiratif Seorang Fresh Graduate
Menyebut pendapatan belasan atau puluhan juta rupiah sebagai double digit memang agak problematik ya. Karena memang ya double digit itu tidak menggambarkan uang rupiah dengan tepat. Misal anda bergaji 17.000.000 rupiah itu sebenarnya 8 digit tapi ya demi kemudahan kita sebut saja double digit. Permasalahan kedua yaitu, double digit itu rangenya dari 10 juta sampai…
-
Melamar Calon Istri Lewat Telepon
Saya memberanikan diri untuk menelpon ayahnya yang tinggal di Jakarta, “Bapak, mohon izin jika diperbolehkan, saya akan menikahi anak Bapak, dua minggu dari sekarang”. Ayahnya menanyakan dengan tegas “Apakah kamu serius menikah sekali dalam seumur hidupumu? Apakah kamu sudah bisa menafkahi? Apakah kamu sudah bisa memimpin istrimu dalam agamamu?” Saya jawab iya untuk ketiga pertanyaan…
-
Uang 100 Juta Pertama Saya Bukan Dari Bisnis.
Yak benar, anda tidak salah baca. Saya pertama kali melihat uang utuh terkumpul di rekening saya sebesar 100 juta adalah ketika saya berumur 24 tahun. Dan memang bukan dari bisnis, tapi dengan cara lain yang tidak pernah saya duga-duga sebelumnya. Alasan saya menulis artikel ini adalah menampik hipotesis bahwa berbisnis adalah satu-satunya cara untuk mengumpulkan…
-
Hubungan Fisik: Investasi Menurut Wanita dan Gratifikasi Menurut Pria
Memang sudah menjadi kebiasaan saya, jika ada pemikiran yang menarik, langsung saya jadikan poster sederhana di Instagram. Karena keisengan seperti ini ternyata sering dilihat ratusan ribu orang dan bahkan jutaan orang. Beberapa waktu yang lalu, saya posting poster sederhana di Instagram saya yang seperti berikut. Untuk statement yang pertama sepertinya tidak ada masalah ya. Banyak…
-
Penggunaan Kata “War” pada “Ticket War”: Jenius.
Hari ini tanggal 17 Mei 2023, saya juga mencoba peruntungan saya untuk mendapatkan tiket konser Coldplay di Jakarta untuk November nanti. Dan hasilnya, Zonk. Saya menggunakan dua device. Yang satu berhasil masuk antrian, tapi tombolnya selalu loading dan macet di situ. Device yang satu lagi sudah tidak tertolong, di layar tertulis “sudah ada 500.000 orang…
-
Kenapa Bahasa Thailand terdengar “Lucu”?
Thailand lagi Thailand lagi. Mungkin teman-teman berpikir bahwa saya akan membahas tentang Timnas Thailand yang tidak suportif hingga melakukan perilaku agresif dan tidak terhormat seperti membuang medali. Tidak. Saya tidak akan membahas itu. Tapi saya akan membahas mengapa Bahasa Thailand dianggap lucu oleh orang Indonesia. Sudah tidak terhitung ada berapa meme atau video pendek yang…
-
Wisdom of the Crowds
Pada tahun 1906, seorang ahli statistik bernama Francis Galton menguji sebuah eksperimen yang sangat aneh. Dia memajang daging sapi besar yang telah disembelih dan digantung di tengah pasar malam. Berat asli dari daging sapi itu adalah 543 Kg. Francis menantang seluruh pengunjung untuk menebak berat sapi itu. Bagi yang tebakannya paling benar, akan mendapatkan hadiah…
-
Yayank. Minta Pizza.
Kalau ada pesan masuk dari istri saya, yang bunyinya “Yayank aku minta pizza”. Tentu saja sangat mudah solusinya. Pasti akan saya jawab, minta yang ukuran apa? Family? Atau yang ukuran Limo sekalian? Pengen variant apa? Sekalian garlic bread gak? Itu kan sekarang. Tapi pesan yang sama masuk ke HP saya 16 tahun yang lalu. Ketika…

