Latest posts
-
Training Komunikasi Efektif PLN UIT Jatim
Beberapa waktu lalu, saya mendapat kesempatan untuk berbagi dalam sebuah seminar teknis di PLN UIT Jatim, Malang. Acara ini diikuti oleh para engineer, supervisor, dan manajer operasional, orang-orang yang sehari-hari bekerja menjaga kestabilan sistem kelistrikan nasional. Mereka bekerja di garis depan yang menuntut ketepatan teknis sekaligus keteguhan mental, di tengah tekanan kerja tinggi dan standar
-
Beda Orang, Beda Jam Tayang
Saya pernah mengikuti seminar yang narasumbernya tiba-tiba bertanya kepada audiens “Kapankah waktu yang tepat untuk menulis secara produktif?”. Saya sudah siap-siap mengangkat tangan dan mengatakan “Malam Hariiiiii”. Eh ternyata, kebanyakan peserta mengangkat tangan dan mengatakan bahwa waktu terbaik untuk menulis adalah di pagi hari. Saya kaget mendengarnya. Demikian juga peserta lain kaget, karena mungkin suara
-
Menjadi Dosen: Disukai atau Dibenci?
Menjadi dosen adalah profesi yang penuh dengan kontradiksi, dihormati dan dihargai oleh banyak orang, namun tak jarang juga menjadi sasaran keluhan dan cemoohan. Di satu sisi, dosen memiliki kekuatan besar dalam hal pengetahuan. Mereka adalah penjaga ilmu yang mampu membimbing dan menginspirasi generasi berikutnya. Tidak ada yang lebih memuaskan daripada melihat seorang mahasiswa berkembang berkat
-
Bapak Saya Rela Berhutang untuk Menguliahkan Saya
Saya ingat betul bahwa keluarga saya termasuk keluarga yang tidak miskin. Tapi juga tidak kaya. Suatu situasi klasik di tahun 90-an, di sebuah kampung yang agak jauh dari pusat Kabupaten Semarang. Uang di keluarga kami hanya cukup untuk makan dan kebutuhan primer lainnya. Tidak ada yang namanya acara makan di luar rumah atau liburan keluarga
-
Bolehkah akademisi menggunakan Chat GPT untuk menulis paper?
Saya mencoba merenungkan hal ini dalam beberapa minggu terakhir ini. Semakin banyak mahasiswa saya yang “terindikasi” menulis paper dan tugas akhir menggunakan chatGPT. Demikian saya sebagai reviewer jurnal, juga mulai menemui banyak submission yang “diduga” ditulis menggunakan chatGPT. Saya mulai galau. Sebagai seorang pribadi, pendidik ataupun sebagai ilmuwan pendapat saya terpecah belah. Sebagai pribadi, saya
-
Menjadi Coach Bagi Istri dan Anak Sendiri
Saya ini termasuk coach yang tidak pandang bulu dalam melatih orang. Dulu saya ketika kuliah dikenal sebagai coach yang “galak” di organisasi debat. Tapi hasilnya lumayan banget. Jadi walaupun saya dianggap galak dan tegas, bahkan meminta para anggota latihan sampai jam 3 pagi setiap harinya, tapi mereka tahu bahwa cara saya melatih sangat efektif. Prestasi
-
Meyakinkan Audiens High-End: 7 Tips Untuk Sukses Berbicara di Depan Orang Hebat
Bayangkan suatu hari anda harus presentasi di hadapan orang yang “lebih hebat” dari anda. Situasinya lebih parah lagi, anda sedang diwajibkan untuk “mengajari” mereka atau mentraining mereka. Atau mungkin malah anda sudah pernah merasakannya. Dan anda merasa kesulitan untuk meyakinkan mereka bahwa anda layak untuk berdiri di panggung itu? Lebih parahnya lagi, anda kesulitan meyakinkan
-
Tetaplah Bodoh Jangan Pintar: Ala Tere Liye

Alhamdulillah, di libur lebaran ini saya bisa menyelesaikan satu novel dengan lancar dan menyenangkan. Maklum, selama ini kesibukan mengajar dan mengisi training sedang “ramai-ramainya” maka saya sering membaca buku dengan skimming, scanning dan terputus-putus. Kali ini tidak, novel karya Tere Liye ini saya lahap dalam waktu satu kali duduk dan selesai dengan perasaan yang campur
-
Pendidikan Tinggi, Tapi Pendapatan Tidak?

Anda pernah merasa bahwa pendidikan Anda begitu tinggi, namun pendapatan Anda tampaknya tak sebanding? Tenang, Anda bukanlah satu-satunya. Banyak yang merasakan hal yang sama, namun ada solusi untuk ini. Pendidikan formal yang Anda miliki hanyalah titik awal. Keterampilan praktis—baik itu hard skill seperti programming maupun soft skill seperti kemampuan interpersonal—memainkan peran besar dalam kesuksesan Anda.
-
Kasus B*n*h Diri dan Pendidikan Tinggi di Indonesia
Maraknya kasus b*ndir yang dilakukan oleh banyak mahasiswa di Indonesia menjadi sebuah red flag bagi kita semua. Entah ingatan saya salah atau ada faktor lainnya yang mempengaruhi, tapi ketika saya cukup yakin ketika saya kuliah dulu, berita b*ndir mahasiswa sangat jarang terdengar. Bahkan tidak terdengar. Apa yang terjadi saat ini? Apakah tugas kuliah sekarang lebih