Keuntungan Memakai Penilaian AI untuk Public Speaking, Belajar dari SpeakAuditor

Keuntungan Memakai Penilaian AI untuk Public Speaking, Belajar dari SpeakAuditor

Keuntungan Memakai Penilaian AI untuk Public Speaking, Belajar dari SpeakAuditor

Dulu, satu-satunya cara mengetahui kualitas presentasi Anda adalah bertanya kepada rekan kerja. Masalahnya, jawaban mereka hampir selalu sama. “Bagus kok, Pak.” “Sudah oke.” Kita semua tahu itu bukan penilaian, itu sopan santun.

Di sinilah kecerdasan buatan atau artificial intelligence masuk dan mengubah cara berlatih. Salah satu contohnya adalah SpeakAuditor, layanan penilaian public speaking yang kami kembangkan di speakauditor.com. Anda merekam atau mengunggah penampilan Anda, lalu mesin memberikan penilaian atas apa yang benar-benar terjadi, bukan atas apa yang enak didengar.

Apa untungnya dinilai mesin

Jujur tanpa rasa sungkan. Mesin tidak segan pada jabatan Anda, tidak takut merusak suasana kantor, dan tidak punya kepentingan untuk menyenangkan Anda. Buat banyak orang, inilah pertama kalinya mereka mendengar penilaian yang benar-benar apa adanya.

Tersedia kapan saja. Pelatih manusia terikat jadwal. Mesin tidak. Anda bisa berlatih jam sebelas malam sehari sebelum presentasi besar dan tetap mendapat masukan.

Kriterianya konsisten. Penilaian manusia mudah terpengaruh suasana hati, kedekatan pribadi, atau urutan penampilan. Mesin memakai ukuran yang sama untuk penampilan pertama dan penampilan kelima puluh.

Terukur, jadi kemajuan bisa dilihat. Ini yang paling saya sukai. Anda bisa membandingkan penampilan bulan ini dengan bulan lalu dalam angka. Rasa “sepertinya saya membaik” berubah menjadi bukti.

Bisa diulang berkali-kali tanpa rasa malu. Banyak orang tidak berani berlatih di depan orang lain karena takut ditertawakan. Berlatih di depan mesin menghapus hambatan itu, sehingga jumlah latihan meningkat drastis.

Yang tidak bisa dilakukan mesin

Saya perlu jujur juga. Kecerdasan buatan sangat baik untuk hal-hal yang terukur, misalnya kecepatan bicara, kejelasan artikulasi, kata pengisi seperti “eee” dan “anu”, struktur pesan, serta konsistensi tempo.

Tetapi ada wilayah yang masih milik manusia. Membaca situasi ruangan yang tegang. Memutuskan kapan sebuah lelucon layak dilempar dan kapan sebaiknya ditahan. Menyusun strategi persuasi untuk audiens tertentu yang punya sejarah dan kepentingan tertentu. Menumbuhkan keberanian pada orang yang sudah lama takut bicara.

Cara terbaik memakainya

Pakailah keduanya dengan pembagian tugas yang jelas. Serahkan latihan harian dan pengukuran kemajuan kepada mesin. Simpan waktu bersama pelatih untuk hal yang benar-benar butuh manusia, yaitu strategi, konteks, dan mental.

Peserta yang berkembang paling cepat dalam pengalaman saya adalah mereka yang berlatih mandiri secara rutin dengan bantuan penilaian otomatis, lalu datang ke sesi pelatihan dengan pertanyaan yang sudah matang. Waktu kita bersama menjadi jauh lebih berharga karena tidak habis untuk memperbaiki hal-hal dasar.

Ingin belajar lebih jauh? Silakan hubungi kontak yang tersedia di edutrans.id. Nanti saya sendiri yang akan mengajari Anda langsung, dan kita bisa menggabungkan latihan mandiri berbantuan mesin dengan pendampingan tatap muka.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *