Latest posts
-
Mengapa Menemukan Cinta Sulitnya Setengah M*dar?

Hampir setengah jam saya menunggu di terminal bus dekat sekolah saya. Kala itu, itulah tempat yang biasa dijadikan sebagai titik kumpul jika ada seseorang menunggu gebetannya. Saat itu saya masih kelas tiga SMP, dan hari itu adalah hari ulang tahun saya. Seminggu sebelumnya, saya berbisik pada salah satu teman perempuan saya kala itu. Saya bilang,
-
Menginterogasi Calon Istri: Apa Cita-cita Anda?
Kalau teringat kisah ini, istri saya pasti selalu gondok. Cerita ini juga menjadi salah satu cerita favorit dia untuk dia ceritakan ke teman-temannya. “Kalian tahu nggak, si Hendi dulu sebelum nikah malah nginterogasi aku.” Sambil bersungut-sungut dia melanjutkan cerita, ada soal matematika dan ada soal tentang cita-cita. Aneh banget sumpah. Kalau saya pikir-pikir lagi, emang
-
Melamar Calon Istri Lewat Telepon
Saya memberanikan diri untuk menelpon ayahnya yang tinggal di Jakarta, “Bapak, mohon izin jika diperbolehkan, saya akan menikahi anak Bapak, dua minggu dari sekarang”. Ayahnya menanyakan dengan tegas “Apakah kamu serius menikah sekali dalam seumur hidupumu? Apakah kamu sudah bisa menafkahi? Apakah kamu sudah bisa memimpin istrimu dalam agamamu?” Saya jawab iya untuk ketiga pertanyaan
-
Apakah saya pernah menyesali keputusan menikah muda?
Saya menikah muda di umur 21 dan istri saya saat itu baru saja menginjak umur 19 tahun. Emang edyyyan tenan. Bahkan sampai sekarang, kalau saya ditanya, kenapa memutuskan menikah muda, saya tidak akan bisa menjawab dengan pasti. Entah karena lupa atau karena memang saat itu kami sekadar berbuat tanpa pikir panjang. Kamu single dan aku