Latest posts
-
Training Komunikasi Efektif PLN UIT Jatim
Beberapa waktu lalu, saya mendapat kesempatan untuk berbagi dalam sebuah seminar teknis di PLN UIT Jatim, Malang. Acara ini diikuti oleh para engineer, supervisor, dan manajer operasional, orang-orang yang sehari-hari bekerja menjaga kestabilan sistem kelistrikan nasional. Mereka bekerja di garis depan yang menuntut ketepatan teknis sekaligus keteguhan mental, di tengah tekanan kerja tinggi dan standar
-
Mengatasi Filler Words dalam Public Speaking dengan Teknik POISE
Pernah nggak sih kamu merasa kesulitan menghindari penggunaan kata-kata seperti “umm,” “ahh,” atau “eee” saat berbicara di depan umum? Yap, itu yang kita sebut sebagai filler words. Kita sering pakai kata-kata ini sebagai ‘jembatan’ buat otak kita dalam mencari kata yang pas. Kira-kira, apa yang ada di pikiran kita bisa terus mengalir tanpa ada jeda
-
Public Speaking yang Menginspirasi: Ubah Ide Biasa Jadi Luar Biasa
Di era digital serba cepat ini, penting banget untuk bisa menyampaikan ide dengan jelas dan menarik. Jadi, bukan cuma sekadar ngomong doang, tapi bagaimana cara kita ngomong biar bisa bikin pengaruh, memotivasi, dan bahkan mendorong orang lain buat bertindak. Skill ini super berguna di banyak situasi, baik itu saat rapat penting, ngomong di konferensi internasional,
-
Public Speaking Anti Mainstream: Selipkan Humor, Bikin Penonton Betah!
Humor ketika digunakan dengan tepat, dapat menjadi alat yang sangat ampuh dalam public speaking. Tau nggak sih, kalau humor itu kayak bumbu rahasia yang bisa bikin sesi bicara di depan umum itu jadi lebih ‘wah’? Ya, betul banget! Dengan humor yang pas, kamu nggak cuma sekedar kasih info, tapi juga bisa bikin siapa aja yang
-
Berterimakasih Pada Nenek Moyang
Musik adalah bagian penting dari kehidupan kita. Siapa yang tidak suka musik? Saya suka musik, dan begitu juga semua orang di sekitar saya. Namun, pernahkah Anda berpikir mengapa kita begitu terpesona oleh musik? Kapan manusia pertama kali menemukan keindahan suara yang harmonis ini? Bayangkan manusia purba yang berkumpul di sekitar api unggun. Setelah cerita perburuan
-
Bapak Saya Rela Berhutang untuk Menguliahkan Saya
Saya ingat betul bahwa keluarga saya termasuk keluarga yang tidak miskin. Tapi juga tidak kaya. Suatu situasi klasik di tahun 90-an, di sebuah kampung yang agak jauh dari pusat Kabupaten Semarang. Uang di keluarga kami hanya cukup untuk makan dan kebutuhan primer lainnya. Tidak ada yang namanya acara makan di luar rumah atau liburan keluarga
-
Menjadi Coach Bagi Istri dan Anak Sendiri
Saya ini termasuk coach yang tidak pandang bulu dalam melatih orang. Dulu saya ketika kuliah dikenal sebagai coach yang “galak” di organisasi debat. Tapi hasilnya lumayan banget. Jadi walaupun saya dianggap galak dan tegas, bahkan meminta para anggota latihan sampai jam 3 pagi setiap harinya, tapi mereka tahu bahwa cara saya melatih sangat efektif. Prestasi
-
Kupinang Kau dengan Bismillah

Saya seorang dosen dan dulu pernah menjadi guru honorer dengan gaji 400 ribu per bulan. Saat itu, saya bertemu dengan seorang wanita yang sangat memenuhi standar saya sebagai calon istri. Hanya dua bulan setelah kami berkenalan, saya memutuskan untuk melamarnya meskipun dia baru berusia 19 tahun dan masih semester tiga. Entah bagaimana, dia juga setuju
-
Tiga Problematika “Kesuksesan” dan Solusinya

Setiap kali ada seminar tentang cara menjadi sukses, maka banyak orang mengerenyitkan dahinya karena ragu atau muak dengan kata sukses. Seringnya sih ragu ya, bukan muak. Tapi ada juga yang muak. Atau kadang jika dalam konten video saya atau salah satu pelatihan yang saya menjadi narasumber, dan saya “keceplosan” menyebutkan kata sukses atau kesuksesan maka